Begini tips berkendaraan irit bensin saat arus balik lebaran
Sabtu, 7 Mei 2022 11:53 WIB
Ilustrasi - Sejumlah kendaraan melintasi jalan tol Surabaya-Gempol, Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (6/5/2022). ANTARA FOTO/Patrik Cahyo Lumintu/Zk/nym.
Jakarta (ANTARA) - Puncak arus balik Lebaran 2022 diperkirakan akan mulai berlangsung pada Sabtu ini atau H+4 hingga Senin (9/5) atau H+6. Puluhan ribu kendaraan diperkirakan akan kembali dari kampung halaman menuju tempat perantauan.
Di tengah kepadatan jalan yang mungkin akan dihadapi, ada baiknya para pengemudi menerapkan gaya berkendara hemat bahan bakar.
Dengan menerapkan gaya mengemudi hemat bensin, pengemudi bisa meminimalisir pengeluaran sekaligus meminimalisir kemungkinan kehabisan bensin di tengah perjalanan.
Dikutip dari laman AUTO2000, berikut lima jurus jitu mengemudi hemat bahan bakar yang bisa diterapkan saat melakukan perjalanan arus balik Lebaran 2022.
1. Kurangi rem mendadak
Kurangi kebiasaan rem mendadak, sebab manuver tersebut dapat memicu konsumsi bahan bakar lebih banyak lantaran kecepatan mobil berkurang secara drastis dan memerlukan energi besar untuk kembali bergerak. Jika hal ini berulang terus-menerus maka konsumsi BBM akan boros.
2. Tidak melakukan akselerasi spontan
Akselerasi spontan selain dapat membuat bahan bakar terbuang percuma, juga membuat boros ban.
Boros bahan bakar akibat akselerasi spontan atau mendadak bisa terjadi baik di mobil bertransmisi manual maupun matic. Upayakan untuk selalu perlahan dalam menekan pedal gas agar bahan bakat efisien dikonsumsi mesin.
3. Berangkat lebih awal
Sadar atau tidak, dengan berangkat lebih awal dapat menghemat konsumsi bahan bakar. Sebab dengan berangkat lebih awal, pengemudi tak perlu tergesa-gesa atau memacu kendaraan lebih cepat.
Konsumsi bahan bakar dapat lebih efisien lantaran kecepatan yang diraih cenderung lebih rendah dan konstan karena tidak terburu-buru.
4. Tidak mengemudi agresif
Gaya mengemudi agresif sangat sulit untuk menciptakan kehematan bahan bakar. Bahkan gaya mengemudi seperti itu juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas lebih tinggi.
5. Jaga jarak dengan kendaraan di depan
Jaga jarak penting dilakukan untuk menghindari terjadinya rem mendadak. Dengan menjaga jarak, pengemudi hanya perlu melepas gas perlahan dan memanfaatkan engine brake saat kendaraan di depan melambat.
Baca juga: Menpan RB setujui usul Kapolri terkait WFH urai kemacetan arus balik
Baca juga: Tiga menteri buka "one way" di gerbang Kalikangkung
Di tengah kepadatan jalan yang mungkin akan dihadapi, ada baiknya para pengemudi menerapkan gaya berkendara hemat bahan bakar.
Dengan menerapkan gaya mengemudi hemat bensin, pengemudi bisa meminimalisir pengeluaran sekaligus meminimalisir kemungkinan kehabisan bensin di tengah perjalanan.
Dikutip dari laman AUTO2000, berikut lima jurus jitu mengemudi hemat bahan bakar yang bisa diterapkan saat melakukan perjalanan arus balik Lebaran 2022.
1. Kurangi rem mendadak
Kurangi kebiasaan rem mendadak, sebab manuver tersebut dapat memicu konsumsi bahan bakar lebih banyak lantaran kecepatan mobil berkurang secara drastis dan memerlukan energi besar untuk kembali bergerak. Jika hal ini berulang terus-menerus maka konsumsi BBM akan boros.
2. Tidak melakukan akselerasi spontan
Akselerasi spontan selain dapat membuat bahan bakar terbuang percuma, juga membuat boros ban.
Boros bahan bakar akibat akselerasi spontan atau mendadak bisa terjadi baik di mobil bertransmisi manual maupun matic. Upayakan untuk selalu perlahan dalam menekan pedal gas agar bahan bakat efisien dikonsumsi mesin.
3. Berangkat lebih awal
Sadar atau tidak, dengan berangkat lebih awal dapat menghemat konsumsi bahan bakar. Sebab dengan berangkat lebih awal, pengemudi tak perlu tergesa-gesa atau memacu kendaraan lebih cepat.
Konsumsi bahan bakar dapat lebih efisien lantaran kecepatan yang diraih cenderung lebih rendah dan konstan karena tidak terburu-buru.
4. Tidak mengemudi agresif
Gaya mengemudi agresif sangat sulit untuk menciptakan kehematan bahan bakar. Bahkan gaya mengemudi seperti itu juga berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas lebih tinggi.
5. Jaga jarak dengan kendaraan di depan
Jaga jarak penting dilakukan untuk menghindari terjadinya rem mendadak. Dengan menjaga jarak, pengemudi hanya perlu melepas gas perlahan dan memanfaatkan engine brake saat kendaraan di depan melambat.
Baca juga: Menpan RB setujui usul Kapolri terkait WFH urai kemacetan arus balik
Baca juga: Tiga menteri buka "one way" di gerbang Kalikangkung
Pewarta : Fathur Rochman
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tahun 2025 dan jalan panjang Kopdes Merah Putih mewujudkan pemerataan ekonomi
29 December 2025 11:37 WIB
Liga Inggris - Aston Villa balik kalahkan West Ham, Sunderland atasi Newcastle
15 December 2025 6:33 WIB
Merujuk putusan MK sebagai titik balik reformasi Polri dan birokrasi sipil
14 November 2025 14:35 WIB
KPK mendalami timbal balik dari pembagian kuota haji khusus sebesar 50 persen
13 August 2025 7:30 WIB
Liga Spanyol - Barcelona kokoh di puncak klasemen usai balik kalahkan Valladolid
04 May 2025 8:22 WIB
67.511 pemudik melintas melalui Bandara El Tari selama libur Lebaran 1446 Hijriah
14 April 2025 16:14 WIB