Kapal Wahyu Ilahi terbakar di Pulau Bonerate
Minggu, 2 September 2018 16:38 WIB
Tim SAR dari Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur sedang melakukan operasi pencarian terhadap KM Wahyu Ilahi, Minggu (2/9), yang dikabarkan tenggelam. Kapal tersebut dilaporkan terbakar di Bonerate, Sulawesi Selatan, Sabtu (1/9). (ANTARA Foto/SAR maumere)
Kupang (AntaraNews NTT) - Kantor Basarnas Maumere, Nusa Tenggara Timur melaporkan kapal pengangkut ternak Wahyu Ilahi terbakar di perairan Pulau Bonerate, Sulawesi Selatan, setelah kehilangan kontak dalam pelayaran dari Marapokot, Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores menuju Jeneponto, Sabtu (1/9).
"Kami mendapatkan informasi dari salah satu korban yang selamat dalam peristiwa itu bahwa kapal pengangkut ternak itu terbakar di teluk Bonerate," kata Kepala Kantor Basarnas Maumere, I Putu Sudayana yang dihubungi Antara dari Kupang, Minggu (3/9).
Ia mengatakan, kebakaran yang menimpa kapal pengangkut hewan dari Jeneponto berpenumpang 20 orang serta sarat dengan muatan ternak itu, ketika hendak tiba di Teluk Bonerate, sekitar 29 mil dari Pulau Bonerate.
Ia mengatakan, pada saat kejadian itu sebanyak tujuh awak kapal kapal (ABK) serta 13 orang penumpang berhasil menyelamatkan diri.
Para penumpang, kata Putu, berhasil diselamatkan KM Sejahtera 04 yang saat itu berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Baca juga: Kapal Wahyu Ilahi belum ditemukan Tim SAR dari Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur sedang melakukan operasi pencarian terhadap KM Wahyu Ilahi, Minggu (2/9), yang dikabarkan tenggelam. Kapal tersebut dilaporkan terbakar di Bonerate, Sulawesi Selatan, Sabtu (1/9). (ANTARA Foto/SAR maumere)
Putu yang menjadi pengendali operasi SAR pencarian kapal Wahyu Ilahi itu mengatakan seluruh penumpang serta ABK yang berhasil diselamatkan, telah dievakuasi semuanya ke Probolinggo, Jawa Timur.
Ia menambahkan kapal yang menolong para penumpang yang selamat itu, sedang dalam perlayaran dan akan tiba di dermaga Probolinggo pada Minggu (3/9) sekitar pukul 18.00 Wita.
Sebelumnya dilaporkan bahwa KMP Wahyu Ilahi itu hilang kontak dalam pelayaran dari dermaga Marapokot, Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, NTT, Kamis (30/8) menuju Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan.
Namun, pada Sabtu (1/9), kapal pengangkut hewan itu dilaporkan terbakar, sekitar 29 mil dari Pulau Bonerate, Sulawesi Selatan. Seluruh penumpang serta ABK dilaporkan selamat dari musibah tersebut.
"Kami mendapatkan informasi dari salah satu korban yang selamat dalam peristiwa itu bahwa kapal pengangkut ternak itu terbakar di teluk Bonerate," kata Kepala Kantor Basarnas Maumere, I Putu Sudayana yang dihubungi Antara dari Kupang, Minggu (3/9).
Ia mengatakan, kebakaran yang menimpa kapal pengangkut hewan dari Jeneponto berpenumpang 20 orang serta sarat dengan muatan ternak itu, ketika hendak tiba di Teluk Bonerate, sekitar 29 mil dari Pulau Bonerate.
Ia mengatakan, pada saat kejadian itu sebanyak tujuh awak kapal kapal (ABK) serta 13 orang penumpang berhasil menyelamatkan diri.
Para penumpang, kata Putu, berhasil diselamatkan KM Sejahtera 04 yang saat itu berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Baca juga: Kapal Wahyu Ilahi belum ditemukan Tim SAR dari Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur sedang melakukan operasi pencarian terhadap KM Wahyu Ilahi, Minggu (2/9), yang dikabarkan tenggelam. Kapal tersebut dilaporkan terbakar di Bonerate, Sulawesi Selatan, Sabtu (1/9). (ANTARA Foto/SAR maumere)
Putu yang menjadi pengendali operasi SAR pencarian kapal Wahyu Ilahi itu mengatakan seluruh penumpang serta ABK yang berhasil diselamatkan, telah dievakuasi semuanya ke Probolinggo, Jawa Timur.
Ia menambahkan kapal yang menolong para penumpang yang selamat itu, sedang dalam perlayaran dan akan tiba di dermaga Probolinggo pada Minggu (3/9) sekitar pukul 18.00 Wita.
Sebelumnya dilaporkan bahwa KMP Wahyu Ilahi itu hilang kontak dalam pelayaran dari dermaga Marapokot, Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, NTT, Kamis (30/8) menuju Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan.
Namun, pada Sabtu (1/9), kapal pengangkut hewan itu dilaporkan terbakar, sekitar 29 mil dari Pulau Bonerate, Sulawesi Selatan. Seluruh penumpang serta ABK dilaporkan selamat dari musibah tersebut.
Pewarta : Benediktus Jahang
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Basarnas: 6 korban kecelakaan pesawat ATR dalam proses evakuasi SAR gabungan
22 January 2026 16:20 WIB
Sembilan unit SAR menyisir bukit curam Bulusaraung guna mencari korban ATR
20 January 2026 11:51 WIB
Tim SAR tutup operasi pencarian satu WNA Spanyol yang hilang tenggelam di Labuan Bajo
10 January 2026 5:43 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Komisi X DPR meminta Kemendigdasmen revitalisasi sekolah daerah 3T jadi prioritas
13 February 2026 13:23 WIB
Undana hadirkan peta digital interaktif rumput laut berbasis AI bagi petani
12 February 2026 16:27 WIB
KPAI menemukan pencairan dana PIP kasus anak akhiri hidup di NTT terkendala teknis bank
11 February 2026 13:50 WIB