Kapal Wahyu Ilahi belum ditemukan
Minggu, 2 September 2018 10:09 WIB
Tim SAR sedang melakukan pencarian terhadap KM Wahyu Ilahi yang dilaporkan tenggelam dari pelayaran dari Maumere menuju Jeneponto. (SAR Maumere)
Kupang (AntaraNews NTT) - Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Maumere, Nusa Tenggara Timur I Putu Sudayana mengatakan Tim SAR belum menemukan keberadaan KLM Wahyu Ilahi yang hilang dalam pelayaran dari Flores menuju Jeneponto, Sulawesi Selatan.
"Kami sedang melakukan upaya pencarian terhadap KLM Wahyu Ilahi yang diduga hilang di perairan Flores. Namun kami belum dapat memastikan di mana posisi kapal itu berada karena wilayah perairan Flores sangat luas," kata I Putu Sudayana ketika dihubungi Antara dari Kupang, Minggu (2/9).
Dia mengatakan, berdasarkan informasi dari Haji Muhammad Nur sebagai pemilik kapal pengakut hewan KLM Wahyu Ilahi bahwa posisi terakhir kapal itu berada di Dermaga Maropokot, Kabupaten Nagekeo, Flores, Jumat (30/8).
Putu mengatakan, KLM Wahyu Ilahi berangkat dari Pelabuhan Maropokot, Kabupaten Nagekeo pada Jumat (30/8) pukul 02.00 Wita.
Baca juga: Basarnas Kupang kirim tim penyelamat ke Lombok
Baca juga: Tim SAR temukan korban yang tewas tenggelam
"Setelah berangkat tidak ada kontak lagi yang dilakukan nakhoda kapal sehingga tidak diketahui posisi kapal terakhir di mana," ujar Putu.
Menurut dia, kapal Motor Wahyu Ilahi 02 GT 66 itu ditumpangi 13 orang terdiri dari delapan ABK termasuk nakhoda dan lima orang penumpang.
"Kapal ini juga bermuatan hewan yang hendak dibawa ke Jeneponto, Sulawesi Selatan," tegasnya.
Putu menjelaskan, upaya pencarian terhadap kapal yang ditumpangi 13 orang itu?melibatkan potensi SAR seperti TNI AL, AD, Polair, BPBD maupun potensi SAR lainnya di Pulau Flores.
"Kami sedang melakukan upaya pencarian terhadap KLM Wahyu Ilahi yang diduga hilang di perairan Flores. Namun kami belum dapat memastikan di mana posisi kapal itu berada karena wilayah perairan Flores sangat luas," kata I Putu Sudayana ketika dihubungi Antara dari Kupang, Minggu (2/9).
Dia mengatakan, berdasarkan informasi dari Haji Muhammad Nur sebagai pemilik kapal pengakut hewan KLM Wahyu Ilahi bahwa posisi terakhir kapal itu berada di Dermaga Maropokot, Kabupaten Nagekeo, Flores, Jumat (30/8).
Putu mengatakan, KLM Wahyu Ilahi berangkat dari Pelabuhan Maropokot, Kabupaten Nagekeo pada Jumat (30/8) pukul 02.00 Wita.
Baca juga: Basarnas Kupang kirim tim penyelamat ke Lombok
Baca juga: Tim SAR temukan korban yang tewas tenggelam
"Setelah berangkat tidak ada kontak lagi yang dilakukan nakhoda kapal sehingga tidak diketahui posisi kapal terakhir di mana," ujar Putu.
Menurut dia, kapal Motor Wahyu Ilahi 02 GT 66 itu ditumpangi 13 orang terdiri dari delapan ABK termasuk nakhoda dan lima orang penumpang.
"Kapal ini juga bermuatan hewan yang hendak dibawa ke Jeneponto, Sulawesi Selatan," tegasnya.
Putu menjelaskan, upaya pencarian terhadap kapal yang ditumpangi 13 orang itu?melibatkan potensi SAR seperti TNI AL, AD, Polair, BPBD maupun potensi SAR lainnya di Pulau Flores.
Pewarta : Benediktus Jahang
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Basarnas: 6 korban kecelakaan pesawat ATR dalam proses evakuasi SAR gabungan
22 January 2026 16:20 WIB
Sembilan unit SAR menyisir bukit curam Bulusaraung guna mencari korban ATR
20 January 2026 11:51 WIB
Tim SAR tutup operasi pencarian satu WNA Spanyol yang hilang tenggelam di Labuan Bajo
10 January 2026 5:43 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Kemdiktisaintek resmikan 33 prodi spesialis demi mempercepat pemenuhan dokter,
13 February 2026 18:43 WIB
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Komisi X DPR meminta Kemendigdasmen revitalisasi sekolah daerah 3T jadi prioritas
13 February 2026 13:23 WIB
Undana hadirkan peta digital interaktif rumput laut berbasis AI bagi petani
12 February 2026 16:27 WIB
KPAI menemukan pencairan dana PIP kasus anak akhiri hidup di NTT terkendala teknis bank
11 February 2026 13:50 WIB