Kupang (ANTARA) - Danone Indonesia kembali menyabet penghargaan dalam Sustainable Business Award (SBA) sebagai ajang pengakuan terhadap keunggulan dalam keberlanjutan perusahaan di lima negara yaitu Singapura, Malaysia, Indonesia, Flipina, dan Thailand.

"Kami bangga menjadi salah satu penerima penghargaan SBA ini. Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada para pemangku kepentingan yang terus mendukung Danone Indonesia di sepanjang perjalanan kami," Vice President General Secretary Danone Indonesia Vera Galuh Sugijanto dalam keterangan yang diterima di Kupang, Jumat.

Danone Indonesia terpilih sebagai pemenang SBA kategori mangemen energi dan juara kedua kategori pengelolaan air; perubahan iklim dan emisi dalam acara penghargaan yang digelar pada Kamis (2/6).

Vera mengatakan meskipun pandemi telah mempengaruhi semua orang di dunia, sebagai layanan penting yang menyediakan nutrisi dan hidrasi, Danone Indonesia memandang penting untuk mempertahankan operasional dengan mengutamakan kesehatan dan keselamatan di setiap aspek. 

Sejalan dengan visi One Planet One Health, pihaknya juga berfokus untuk menjalankan strategi bisnis keberlanjutan dengan mengacu pada SDGs, maupun target tujuan pembangunan berkelanjutan yang telah ditetapkan pemerintah. 

Sebagai bentuk perwujudan dari visi, Danone Indonesia berkomitmen untuk menjaga keberlanjutan sumber daya air, mengelola kemasan pasca konsumsi, dan meminimalkan dampak penggunaan energi dalam operasional bisnis.
 
Melalui kemitraan dengan PwC, metodologi SBA menggabungkan fitur terbaik dari proses benchmarking dan penghargaan secara global untuk memberikan gambaran akan penerapan strategi hijau dan keuntungan bisnis. 

Beberapa hal yang menjadi keunggulan Danone Indonesia dalam managemen energi dan sebagai Significant Achievement untuk pengelolaan air; perubahan iklim dan emisi di antaranya telah berhasil mengurangi konsumsi energinya melalui optimalisasi proses produksi, optimalisasi penggunaan, dan regenerasi peralatan. 

Ketiga faktor tersebut merupakan kunci untuk mencapai target tahunan perusahaan dalam pengurangan energi sebesar 4 persen. Danone Indonesia juga berusaha untuk meningkatkan kesadaran energi di antara karyawan melalui ‘Blue Operation’, di mana pembahasan dan pelacakan KPI seputar topik energi dilakukan dalam pertemuan bulanan. 

Perusahaan juga berkomitmen untuk memiliki "Pabrik Hijau" untuk setiap situs baru yang dikembangkan, termasuk dengan pemasangan panel surya. Di luar langkah-langkah yang ada, Danone Indonesia terus meningkatkan efisiensi energi mereka dengan menggunakan bantuan 15 auditor energi bersertifikat.

Selain itu dalam hal pengelolaan air, perusahaan memiliki target untuk mencapai positive water impact pada tahun 2030. Hal ini dipandu oleh tiga pilar yakni melestarikan sumber daya air dan lingkungan alam, mendorong sirkulasi air di dalam dan di sekitar lokasi produksi, dan menyediakan air yang aman air minum bagi masyarakat rentan. 

Salah satu tindakan khusus adalah pencatatan penggunaan/konsumsi air per pabrik, termasuk jumlah yang didaur ulang atau digunakan kembali dan di monitor oleh auditor eksternal. 

Sejak 2010, Danone Indonesia telah membangun lebih dari 2.300 titik sumur resapan masyarakat, membangun lebih dari 90.000 titik lubang biofor, dan 8.100 parit serta membuat 74 fasilitas pemanen hujan. 

Mereka juga telah bekerjasama dengan berbagai pihak terkait untuk membuka akses air bersih dan sanitasi (wash); ini telah menjangkau lebih dari 463.000 orang.

SBA disajikan dalam 12 kategori, yang mencakup beberapa topik memiliki tantangan yang paling signifikan yang dihadapi perusahaan, masyarakat, dan ekonomi.

Dalam ajang SBA sebelumnya yakni pada periode 2018/2019, Danone Indonesia memenangkan dua kategori dalam ajang ini yaitu kategori Workforce atau lingkungan kerja yang inklusif dan berkelanjutan, serta Best Initiative dalam program pengelolaan limbah.

Vera mengatakan penghargaan ini menjadi pemicu untuk terus berkomitmen dalam menyeimbangkan kinerja profit dan keberlanjutan sosial, melalui operasional bisnis yang ramah lingkungan dan peduli terhadap masyarakat.

"Kami berharap bahwa apa yang kami lakukan ini juga dapat menjadi inspirasi bagi para pelaku industri lainnya dalam mewujudkan bumi dan masyarakat Indonesia yang lebih sehat," katanya.

Penyelenggaraan SBA bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan praktik terbaik bisnis berkelanjutan dan menunjukkan bagaimana bisnis berkelanjutan menguntungkan perusahaan, lingkungan, dan semua pemangku kepentingan, hari ini dan untuk masa depan. 

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa mengatakan peran perusahaan dalam aspek keberlanjutan seperti kontribusinya dalam perwujudan Sustainable Development Goals (SDGs) sangatlah penting. 

Baca juga: Danone Indonesia sabet 2 penghargaan internasional ajang PR Awards 2022

Untuk itu, saya ingin menyampaikan apresiasi saya kepada SBA dan seluruh perusahaan yang memainkan peran krusialnya dalam mewujudkan aspek keberlanjutan. 

Baca juga: Apkasi dukung ajang pencarian bakat daring The Next Vibes berhadiah Rp1 miliar

"Saya berharap bahwa seluruh perusahaan yang tergabung dalam komunitas ini, dapat memberikan contoh terbaiknya sebagai bentuk inspirasi kepada audiens yang lebih besar," katanya.

Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2024