
Rupiah menguat usai pengumuman hasil pemilu

...Dari sisi dalam negeri, besar kaitannya dengan hasil akhir KPU yang memenangkan pasangan Prabowo-Gibran, kata analis Finex Brahmantya Himawan kepada ANTARA di Jakarta, Kamis, (21/3/2024)
Jakarta (ANTARA) -
Di sisi lain, rupiah menguat sebagai akibat dari keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed menahan suku bunga acuan atau Fed Funds Rate (FFR) di kisaran 5,25 sampai dengan 5,55 persen.
Keputusan The Fed tersebut bernada dovish karena The Fed memperkuat ekspektasi pasar bahwa suku bunga acuan FFR dapat diturunkan tiga kali pada 2024.
Hal tersebut akan memberikan sentimen pada bank sentral lainnya di seluruh dunia mengenai potensi akan penurunan ini, salah satunya Indonesia yang akan berdampak pada sentimen pesimis dolar AS selanjutnya dapat menguatkan rupiah atas dolar AS.
Selain suku bunga The Fed, keluarnya bank sentral Jepang atau Bank of Japan dari suku bunga negatif sangat optimistis bagi Indonesia karena Jepang merupakan mitra dagang Indonesia.
Kenaikan gaji dapat mendorong konsumsi lebih besar di Jepang yang selanjutnya akan berpengaruh terhadap produk ekspor Indonesia untuk Jepang. Selain itu akan lebih banyak arus TKI Indonesia ke Jepang karena kenaikan gaji ini.
Brahmantya memperkirakan rupiah memiliki batas harga atas di Rp15.700 per dolar AS dan batas harga bawah pada angka Rp 15.570 per dolar AS pada Kamis ini.
Baca juga: Rupiah tergelincir menjelang pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia
Baca juga: Rupiah dibuka melemah setelah neraca perdagangan RI catat surplus terendah
Baca juga: Rupiah melemah menjadi Rp15.580 per dolar AS
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rupiah menguat setelah pengumuman hasil pemilu 2024
Pewarta : Martha Herlinawati Simanjuntak
Editor:
Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
