
Gubernur NTT: KLFSM 2026 wadah pertumbuhan ekonomi lokal

Kupang (ANTARA) - Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena menilai kegiatan Kupang Lampion Food Streat Market (KLFFSM) 2026 yang digelar oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi NTT menjadi wadah pertumbuhan ekonomi lokal.
“Saya dengar tadi katanya ada sekitar 70 sampai 80 tenan UMKM yang dihadirkan di dalam festival ini,” katanya dalam acara tersebut di Kupang, Jumat malam.
Melki mengatakan kegiatan Kupang Lampion Food Streat market tersebut telah menjadi ruang rekreasi dan kebersamaan bagi masyarakat di Kota Kupang.
Menurut dia, melalui kegiatan tersebut dapat dilihat bagaimana semangat kolaborasi lintas komunitas mampu memperkuat harmoni sosial sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
Gubernur Melki juga menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat NTT.
Dia juga menilai kegiatan tersebut adalah kegiatan positif yang bisa digalakkan lagi di tahun berikutnya. Apalagi saat ini banyak sekali UMKM yang dihadirkan.
Kupang Lampion Food Streat Market 2026 merupakan kegiatan pertama terbesar yang dilakukan oleh PSMTI.
Sejak pukul 16.00 WITA lokasi tersebut telah ramai yang dikunjungi pengunjung. Semakin malam lokasi tersebut semakin padat oleh pengunjung yang berdatangan.
Memasuki malam hari, suasana festival semakin meriah dengan lampion-lampion yang menghiasi area kegiatan.
Seperti cahaya lampion yang menerangi malam, Kupang Lampion Food Street Market diharapkan menjadi simbol harapan bagi pertumbuhan ekonomi lokal, membuka peluang usaha, memperkenalkan kuliner khas daerah, serta memperkuat ruang kebersamaan masyarakat.
Kegiatan tersebut juga dilaksanakan sebagai bagian dari puncak perayaan Imlek 2577 Cap Go Meh.
Acara tersebut menampilkan Barongsai Show, Lion Naga Show, Food Market zona halal dan non halal, Oriental Music Show, Singing Competition, Fashion Show Anak& Remaja Busana Mandarin, Talk Show, DJ Perfomance, dan penampilan budaya lintas etnis.
Beberapa pengunjung menilai kehadiran festival lampion merupakan festival baru dan unik, dan menampilkan banyak sekali kuliner.
“Ini Pertama kali di Kupang, lalu makanannya juga enak-enak. Ramai sekali,” ujar Merry, warga Oesapa Kota Kupang sambil berharap kegiatan sama, bisa dilakukan di tahun berikutnya.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
