Logo Header Antaranews Kupang

Paus Leo XIV minta Gereja Katolik merespons perkembangan teknologi AI

Senin, 12 Mei 2025 12:35 WIB
Image Print
Robert Francis Prevost melambaikan tangan kepada publik setelah terpilih sebagai paus baru di Kota Vatikan, Kamis (8/52025). Robert Francis Prevost yang juga seorang kardinal dari Amerika Serikat terpilih sebagai Paus Leo XIV ​​​​​​​setelah pemungutan suara rahasia dalam konklaf para kardinal pada hari kedua di Kota Vatikan. ANTARA FOTO/Xinhua​​​​​​​/Alberto Lingria/nym.

Istanbul (ANTARA) - Paus Leo XIV meminta Gereja Katolik untuk merespons perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pernyataan pertamanya kepada Kolese Kardinal.

Sri Paus menyatakan pada Sabtu bahwa keputusannya memilih nama kepausan "Leo" adalah untuk mencerminkan tekad kuat Gereja terhadap martabat manusia dan keadilan sosial.

"Paus Leo XIII melalui ensiklik bersejarahnya 'Rerum Novarum', membahas isu-isu sosial dalam konteks revolusi industri besar pertama," kata Paus Leo XIV seperti diberitakan Vatican News yang dikutip Anadolu, Ahad.

"Hari ini, Gereja menawarkan semua khazanahnya terkait pengajaran sosial untuk merespons revolusi industri yang lain serta perkembangan kecerdasan buatan," ucap Sri Paus.

Kardinal Robert Francis Prevost terpilih sebagai penerus Paus Fransiskus dalam putaran konklaf pada Selasa (6/5). Ia memilih nama kepausan Leo XIV.

Paus Leo XIV merupakan pemimpin Gereja Katolik pertama kelahiran Amerika Serikat.

Sumber: Anadolu

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Paus Leo XIV minta Gereja Katolik merespons perkembangan AI



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026