
Kapolda NTT mengajak personelnya tanamkan budaya kebaikan

Kupang, NTT (ANTARA) - Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Irjen Pol. Rudi Darmoko mengajak personelnya di seluruh wilayah NTT mulai menanamkan budaya kebaikan.
"Kita harus berbuat baik kepada diri sendiri, kepada institusi, dan kepada NKRI. Banyak anggota yang sudah melakukannya, bahkan secara senyap tanpa diketahui publik," katanya di Kupang, NTT, Selasa.
Hal ini disampaikannya usai meluncurkan buku dengan judul "Sisi Lain Polisi" dan "Srikandi Flobamorata" yang digelar di Mapolda NTT.
Dua buku tersebut mengisahkan tentang kisah perjalanan sejumlah anggota kepolisian di wilayah hukum Polda NTT yang dengan kemauan sendiri selalu membantu masyarakat mulai dari peningkatan ekonomi, membantu masyarakat kurang mampu, membuat sekolah gratis, dan kisah lainnya.
Menurut dia, setiap anggota Polri harus memiliki kesadaran untuk berbuat baik, bukan hanya dalam menjalankan tugas pokok, tetapi juga dalam kehidupan sosial di tengah masyarakat.
Ia menilai budaya kebaikan perlu ditumbuhkan secara sistematis agar menjadi karakter bersama dalam tubuh institusi.
Dari hasil pendalaman yang dilakukan, banyak ditemukan kisah pengabdian personel yang menyentuh, mulai dari aksi sosial, kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu hingga dedikasi melampaui panggilan tugas.
Rudi menekankan apresiasi terhadap anggota yang berbuat baik bukan sekadar penghargaan simbolis, melainkan motivasi agar semangat tersebut menular dan menjadi gerakan bersama.
"Kalau ingin menjadi sosok inspiratif, mari berlomba-lomba berbuat baik demi diri sendiri, institusi, dan negara," ujarnya.
Melalui penanaman nilai tersebut, ia mengharapkan citra humanis Polri semakin kuat dan kehadiran polisi benar-benar dirasakan sebagai pelindung, pengayom, sekaligus sahabat masyarakat.
Budaya kebaikan, menurutnya, adalah fondasi untuk membangun kepercayaan publik dan memperkuat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
