Logo Header Antaranews Kupang

IRCS: Serangan AS-Israel ke Iran menewaskan 200 orang lebih, 750 terluka

Minggu, 1 Maret 2026 03:06 WIB
Image Print
Foto menunjukkan suasana setelah terjadi serangan di dekat Universitas Teheran, Iran, Sabtu (28/2/2026). Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran dengan beberapa rudal menghantam daerah Jomhouri serta tempat lain di Teheran, sementara ledakan juga terdengar di Isfahan, Qom, Karaj, Kermanshah, dan Ilam. ANTARA FOTO/ Xinhua/tom/am.

Teheran (ANTARA) - Sedikitnya 201 orang tewas dan 747 lainnya mengalami luka-luka di Iran akibat serangan Amerika Serikat dan Israel, kata Palang Merah Iran (IRCS) pada Sabtu.

"Sejauh ini, 747 orang luka-luka dan 201 orang meninggal," kata organisasi tersebut seperti dikutip oleh kantor berita Mehr.

Tim penyelamat Iran dilaporkan mencatat serangan di 24 dari 31 provinsi di seluruh negara itu.

Pada Sabtu pagi (28/2), Kementerian Pertahanan Israel mengatakan bahwa mereka meluncurkan serangan terhadap Iran dan menetapkan status darurat di seluruh wilayahnya.

Beberapa waktu kemudian, Amerika Serikat (AS) juga melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran Iran dari udara dan laut, menurut laporan Reuters pada Sabtu (28/2), mengutip seorang pejabat AS.

Sebagai aksi balasan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengonfirmasi peluncuran gelombang pertama serangan roket terhadap Israel. Teheran meluncurkan rudal dan drone ke arah Israel sebagai tanggapan atas agresi rezim Zionis tersebut terhadap Iran.

Serangan balasan Iran juga menargetkan sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah, termasuk di Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

Sumber: Sputnik-OANA

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IRCS: Serangan AS-Israel di Iran tewaskan 200 orang lebih, 750 terluka



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026