Logo Header Antaranews Kupang

Qatar mengutuk serangan Israel ke ladang gas dikelola bersama Iran

Kamis, 19 Maret 2026 12:50 WIB
Image Print
Arsip foto - Rudal melintas di atas Yerusalem dalam serangan yang diluncurkan Iran ke Israel (13/6/2025). (ANTARA FOTO/Xinhua/Chen Junqing/tom/am.)

Doha (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri Qatar pada Rabu (18/3) menggambarkan serangan Israel terhadap ladang gas utama mereka bersama Iran sebagai "langkah berbahaya dan tidak bertanggung jawab."

"Penargetan Israel terhadap fasilitas-fasilitas yang terkait dengan ladang South Pars Iran, perpanjangan dari Ladang Utara Qatar, adalah sebuah langkah yang berbahaya dan tidak bertanggung jawab di tengah eskalasi militer di kawasan saat ini," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al-Ansari, di platform X.

Ia memperingatkan bahwa serangan terhadap infrastruktur energi merupakan "ancaman terhadap keamanan energi global, dan rakyat di kawasan tersebut dan lingkungannya".

Kemenlu Qatar mendesak pihak-pihak yang berkonflik untuk menghindari serangan terhadap infrastruktur vital, menahan diri, mematuhi hukum internasional, dan mengambil langkah-langkah untuk meredakan krisis di kawasan.

Sebelumnya pada hari itu, kantor berita Tasnim melaporkan bahwa Israel dan Amerika Serikat menyerang fasilitas energi di ladang gas South Pars, yang terbesar di Iran. Mereka juga menyerang zona industri Asaluyeh, yang menjadi lokasi pemrosesan gas.

Kebakaran dilaporkan terjadi di Asaluyeh setelah tangki penyimpanan dan fasilitas pengolahan terkena serangan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Qatar kutuk serangan Israel ke ladang gas yang dikelola bersama Iran



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026