Logo Header Antaranews Kupang

Dua penerbangan haji mengalami kendala, jamaah difasilitasi hotel

Senin, 27 April 2026 14:58 WIB
Image Print
Jamaah haji penumpang pesawat Saudia Airlines SV-5688 turun dari bus untuk dipindahkan ke hotel di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupeten Deli Serdang, Sumatera Utara, Sabtu (21/6/2025). Sebanyak 376 jamaah haji yang menumpangi pesawat Saudi Airlines SV-5688 dengan rute Jeddah Arab Saudi-Surabaya dipindahkan ke hotel usai mendarat darurat di Bandara Internasional Kualanamu setelah dugaan menerima ancaman bom di dalam pesawat yang dikirim melalui pesan email. ANTARA FOTO/Yudi Manar/agr

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Haji dan Umrah RI melaporkan terdapat dua penerbangan haji dari maskapai Saudia Airlines yang mengalami kendala saat akan mengangkut jamaah calon haji Indonesia ke Madinah.

Juru Bicara Kementerian Haji, Maria Assegaf mengatakan pesawat yang mengalami kendala itu, yakni rute Surabaya-Madinah dan Batam-Madinah yang mengangkut rombongan calon haji.

“Adanya beberapa kendala teknis pada penerbangan jamaah calon haji yang saat ini dalam penanganan,” ujar Maria Assegaf dalam siaran konferensi pers di Jakarta, Senin.

Ia menjelaskan kendala pertama terjadi pada Minggu (26/4), ketika pesawat Saudi Airlines yang melayani rute Surabaya–Madinah melakukan pendaratan teknis di Bandara Kualanamu, Medan, akibat gangguan hidrolik.

Sebanyak 380 calon haji terdampak telah difasilitasi akomodasi di tiga hotel terpisah di sekitar bandara. Mereka juga terus mendapatkan layanan serta pendampingan dari petugas.

Kendala kedua terjadi pada Senin (27/4), saat pesawat maskapai yang sama yang melayani jamaah embarkasi Batam kelompok terbang (Kloter) 5 mengalami gangguan teknis pada sistem flight control setelah tiba di Bandara Hang Nadim.

Maria menyebutkan proses perbaikan pesawat masih berlangsung sambil menunggu kedatangan suku cadang yang diperlukan. Untuk sementara, jamaah diberikan opsi akomodasi di lima hotel berbeda dengan pendampingan penuh dari petugas.

Kemenhaj memastikan jamaah calon haji tetap mendapatkan pelayanan maksimal selama proses penanganan berlangsung.

“Koordinasi terus dilakukan dengan pihak maskapai dan seluruh pihak terkait untuk mempercepat penanganan ini,” ujar Maria.

Hingga hari ketujuh masa operasional haji atau Minggu pukul 24.00 WIB, sebanyak 88 Kloter dengan 34.657 orang telah diberangkatkan ke Tanah Suci. Dari jumlah itu, 78 Kloter diantaranya atau 30.611 orang telah tiba di Madinah.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dua penerbangan haji alami kendala, jamaah difasilitasi hotel



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026