Logo Header Antaranews Kupang

Erdogan menyebut Israel pemicu utama krisis Timur Tengah

Minggu, 17 Mei 2026 09:50 WIB
Image Print
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyampaikan pidato saat menghadiri KTT Keterampilan Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) 2026 di Pusat Kongres Halic di Istanbul, Turki pada 27 April 2026. ANTARA/Kepresidenan TUR/Mustafa Kamaci/Anadolu/pri.

Ankara (ANTARA) - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu (16/5) menyebut Zionis Israel sebagai salah satu pemicu utama krisis di Timur Tengah.

"Provokasi Israel yang hingga kini masih berlangsung menjadi salah satu alasan utama krisis ini muncul," kata Presiden Erdogan kepada wartawan sepulang dari kunjungan kenegaraan ke Kazakhstan.

Erdogan mengatakan Israel berulang kali menunjukkan, lewat aksinya, kesediaan untuk menggoyahkan seluruh kawasan demi kepentingan sendiri.

Ankara meyakini bahwa penting untuk terutama "menetralisir provokasi Israel" dan kemudian berupaya membangun perdamaian berkelanjutan di Kawasan Timur Tengah, katanya.

Ia juga menekankan bahwa isu apa pun di kawasan harus diselesaikan oleh para pemain regional tanpa campur tangan pihak luar.

Turki akan terus berupaya mencegah eskalasi lebih lanjut dan memperkuat stabilitas di Timur Tengah, tambahnya.

Lebih lanjut, sang Presiden juga mendesak negara-negara di kawasan untuk melupakan keuntungan politik jangka pendek demi kepentingan negara mereka sendiri dibanding negara asing atau perusahaan multinasional.

Sumber: Sputnk

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Erdogan sebut Israel pemicu utama krisis Timur Tengah



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026