
Cuaca di Flores Timur Belum Aman

"Sampai hari ini, cuaca di wilayah Flores Timur belum aman. Angin masih cukup kencang dan gelombang di wilayah perairan masih cukup tinggi," kata Mohammad Hairidzulhi.
Kupang (Antara) - Kepala Seksi Data dan Informasi Kupang Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Kupang Mohammad Hairidzulhi mengatakan cuaca di wilayah Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur belum aman.
"Sampai hari ini, cuaca di wilayah Flores Timur belum aman. Angin masih cukup kencang dan gelombang di wilayah perairan masih cukup tinggi," kata Mohammad Hairidzulhi kepada Antara di Kupang, Senin terkait perkembangan cuaca di wilayah Flores Timur.
Menurut dia, intensitas hujan memang sudah berkurang, tetapi angin kencang dan gelombang di wilayah perairan laut, masih berpotensi terjadi di wilayah paling Timur Pulau Flores itu.
Karena itu, masyarakat dan nelayan untuk tetap waspada karena dapat membahayakan keselamatan, terutama di wilayah perairan laut, katanya.
Wilayah Flores Timur pada pekan lalu sempat dilanda angin puting beliuang selama beberapa hari.
Dua orang dilaporkan meninggal dunia dan satu buah kapal motor pengangkut bahan bakar minyak tenggelam di perairan sekitar Pulau Adonara.
Sebanyak 356 bangunan di Flores Timur juga dilaporkan rusak akibat dihantam bencana angin puting beliung.
"Bangunan yang rusak itu terdiri dari 319 rumah penduduk, 11 rumah dinas Koramil, asrama Polres Flores Timur, gedung sekolah, warung makan, bengkel dan Kantor Koramil," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Flores Timur Paulus Igo Geroda.
"Data ini hanya bangunan-bangunan besar milik warga maupun pemerintah dan masih bersifat sementara, karena kami belum menerima laporan dari semua kecamatan," katanya.
Menurut dia, bangunan yang rusak ini belum termasuk 36 dapur dan 29 WC serta kios milik warga yang ambruk dihantam angin puting beliung.
Disamping itu, lima unit mobil dan dua sepeda motor juga rusak karena tertimpa pohon yang tumbang, katanya menambahkan.
Mengenai cuaca saat ini, menurut dia, saat ini situasi di darat wilayah itu sudah mulai tenang, tetapi wilayah perairan masih belum aman untuk pelayaran karena gelombang masih cukup tinggi.
"Mulai pagi ini, ada hujan tetapi tidak disertai angin kencang seperti yang terjadi selama hampir sepekan terakhir ini," katanya.
Namun warga di daerah itu diminta untuk tetap waspada, karena cuaca sewaktu-waktu berubah dan bisa mendatangkan bencana.
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor:
Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
