
Basarnas Disiagakan di Pulau Komodo

"Secara rutin anggota Basarnas melakukan patroli di perairan Labuan Bajo hingga perairan Pulau Komodo sambil mengawasi kapal wisatawan asing yang berkunjung ke sana," kata Ketut Gede Ardana.
Kupang (Antara NTT) - Anggota Badan SAR Nasional (Basarnas) disiagakan di perairan Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan di laut selama wisatawan mancanegara berkunjung ke lokasi wisata di Pulau Flores itu.
"Secara rutin anggota Basarnas melakukan patroli di perairan Labuan Bajo hingga perairan Pulau Komodo sambil mengawasi kapal wisatawan asing yang berkunjung ke sana," kata Kepala Kantor Basarnas Kupang Ketut Gede Ardana kepada Antara di Kupang, Sabtu.
Ardana menjelaskan itu terkait upaya Basarnas Kupang dalam mengantisipasi peristiwa kecelakaann laut di lokasi wisata di Labuan bajo menyusul semakin meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara sejak awal tahun 2017 serta masih terjadinya cuaca ekstrik di Kepulauan Flores.
Ardana menjelaskan, sebagai lokasi wisata yang sangat dimintai dikunjungi wisatawan mancanegara tentu harus memberikan rasa aman selama wisatawan mengunjungi berbagai lokasi wisata di NTT.
"Kesiap siagaan Basarnas di wilayah perairan Labuan bajo untuk memberikan rasa aman bagi wisatawan dalam melakukan aktifitas kunjunganya di daerah ini,," kata Ardana.
Ia mengatakan, 12 kapal wisata dengan 89 orang wisatawan mancanegara sedang berada di Pulau Komodo, Pulau Rinca,Pulau manta dan Krista untuk menikmati berbagai obyek wisata di pulau itu.
"Sampai sejauh ini wilayah perairan di Labuan Baji masih aman. Anggota Basarnas selalu dalam kondisi siaga dalam mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan di daerah itu," kata Ardana.
I mengatakan, selama cuaca buruk melanda wilayah perairan NTT semua pos Basarnas dalam kondisi siaga untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan di perairan NTT.
Saat ini Basarnas Kupang memiliki empat pos Basarnas yaitu di Sumba Timur, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Maumere dan Alor.
Pewarta : Bennidiktus Jahang
Editor:
Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
