Logo Header Antaranews Kupang

Basarnas: Satu warga meninggal akibat gempa di Bitung

Kamis, 2 April 2026 14:45 WIB
Image Print
Warga dan petugas SAR berada di lokasi bangunan KONI Sario Manado yang rusak akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 di Manado, Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026). ANTARA/Karel A Polakitan/aa.

Jakarta (ANTARA) - Basarnas sementara ini mencatat satu warga di Manado meninggal dunia akibat gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang bersumber dari wilayah tenggara Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara, Kamis pagi.

Juru Bicara Kantor SAR Manado Nuriadin Gumeleng dalam keterangan video yang dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis, mengatakan korban meninggal seorang perempuan, DL (70), akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

“Korban meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan gedung dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara,” kata dia.

Ia menjelaskan gempa menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan di Kota Manado, salah satunya Gedung Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat yang dilaporkan mengalami keruntuhan pada beberapa bagian.

Selain korban meninggal, Basarnas juga menerima laporan adanya dugaan korban lain yang masih dalam proses pendataan.

“Ada informasi dua korban yang melompat dari bangunan, namun masih kami dalami,” katanya.

Nuriadin mengatakan pasca-gempa, sebagian masyarakat di wilayah pesisir, seperti Bitung dan Minahasa Tenggara, telah melakukan evakuasi mandiri, menyusul informasi potensi tsunami.

Meski demikian, aktivitas masyarakat di Kota Manado secara umum mulai kembali normal.

Basarnas memastikan terus melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan guna memastikan kondisi terkini serta penanganan terhadap korban terdampak gempa.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Basarnas: Satu warga meninggal akibat gempa di Manado



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026