Logo Header Antaranews Kupang

Harga Kebutuhan Pokok Stabil

Jumat, 7 Juli 2017 19:47 WIB
Image Print
Gubernur NTT Frans Lebu Raya (baju putih) didampaingi Ketua TPDI NTT Naek Togar Sinaga sedang memantau harga pasar pascalebaran 2017.
Harga kebutuhan pokok pada sejumlah pasar tradisional dan modern di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur pascalebaran 2017, tampak masih stabil.

Kupang (Antara NTT) - Harga kebutuhan pokok pada sejumlah pasar tradisional dan modern di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur pascalebaran 2017, tampak masih stabil.

Pantauan Antara di Pasar Kasih Naikoten I Kupang, Jumat, menunjukkan bahwa harga sejumlah kebutuhan pokok yang sebelum Lebaran mengalami kenaikan yang sangat tajam, namun sekarang sudah stabil kembali.

Harga bawang merah yang sebelum hari raya Lebaran mencapai Rp50.000/kg, kini turun menjadi Rp35.000/kg, bawang putih yang sebelumnya mencapai angka termahal sekitar Rp120.000/kg, kini turun menjadi Rp40.000/kg.

Harga jual cabe rawit yang sebelum Lebaran tembus Rp50.000/kg, kini turun menjadi Rp25.000/kg.

Sementara itu, harga minyak goreng ukuran satu liter sebelum Lebaran maupun setelah Lebaran masih tetap bertahan pada posisi Rp16.000/liter.

"Untuk harga telur juga masih stabil yang dijual dengan harga Rp50.000/papan," kata Ny Jira Mone, salah seorang pedagang di Pasar Kasih Kupang.

Mone menjelaskan, stabilnya harga beberapa kebutuhan pokok tersebut, karena pihak Bulog Divre NTT terus melakukan operasi pasar untuk mengendalikan harga.

"Kegiatan stabilitas harga yang dilakukan Bulog NTT sangat membantu konsumen saat harga melambung tinggi. Tapi sekarang sudah normal semuanya," katanya.

"Kita tidak kwatir lagi ada kelangkaan bawang karena distribusi bawang dari distributor sudah semakin lancar. Bahkan setelah Bulog gencar melakukan operasi pasar berdampak pada penurunan harga komoditi tersebut," kata Mone.



Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2026