SAR Kupang selamatkan dua nelayan di Perairan Timor

id NTT,Basarnas Kupang,speedboat,nelayan

SAR Kupang selamatkan dua nelayan di Perairan Timor

Duas Nelayan asal Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur yang berhasil diselamatkan tim SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Jumat (18/12) malam. (Antara Foto/HO- Basarnas Kupang)

Perahu motor yang mati mesin ditemukan terombang ambing gelombang di perairan sebelah selatan Teres, Pulau Timor. Dua nelayan yang menumpang perahu itu ditemukan dalam kondisi selamat
Kupang (ANTARA) - Tim Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Nusa Tenggara Timur menyelamatkan dua nelayan penumpang perahu motor yang mengalami mati mesin di Perairan Teres, Pulau Timor Kabupaten Kupang.

"Perahu motor yang mati mesin ditemukan terombang ambing gelombang di perairan sebelah selatan Teres, Pulau Timor. Dua nelayan yang menumpang perahu itu ditemukan dalam kondisi selamat," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang, Emi Frizer ketika dihubungi di Kupang, Sabtu, (19/12).

Ia mengatakan, tim SAR beranggota 12 orang dengan menumpang KN SAR Antareja 233 yang dilengkapi Palsar Medis, Palsar AIR menuju lokal kejadian untuk melaksanakan operasi SAR.

Menurut dia, tim SAR berhasil menemukan perahu motor tanpa nama pada Jumat (18/12) pukul 21.00 wita pada koordinat 10° 29'731"S-123°44'980"E dengan kondisi dua penumpang perahu motor yaitu Zakarias (40) dan Hendri (35) warga Desa Tablolong, Kabupaten Kupang dalam kondisi selamat.

Emi Frizer menambahkan, setelah ditemukan, kedua penumpang langsung dievakuasi ke Desa Tablolong dengan jarak 23 NM dari lokasi kedua nelayan itu ditemukan.

Menurut dia, proses evakuasi terhadap dua nelayan itu berlangsung dengan aman sekalipun saat itu sedang terjadi hujan ringan.

Baca juga: SAR Kupang kirim bantuan personel dan peralatan ke Lembata
Baca juga: SAR selamatkan wisatawan di perairan Batu Bolong


"Tim SAR tiba di Tablolong pada pukul 23.00 wita untuk menyerahkan kedua nelayan yang berhasil diselamatkan tim SAR kepada pihak keluarga," tegas Emi Frizer. 
 
Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar