ASDP batalkan semua pelayaran akibat cuaca buruk di NTT

id asdp batalkan pelayaran,cuaca buruk

ASDP  batalkan semua pelayaran akibat cuaca buruk di NTT

Sejumlah kapal penyeberangan sedang berlabuh di pelabuhan penyeberangan Bolok Kupang. (ANTARA/Bernadus Tokan)

Hari ini hanya lintasan penyeberangan Kupang-Hansisi saja yang tetap beroperasi karena hanya berjarak tempuh kurang lebih 30 menit, tetapi lintasan penyeberangan lainnya dibatalkan karena cuaca buruk,
Kupang (ANTARA) - PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Cabang Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu membatalkan pelayaran ke semua lintasan penyeberangan jauh, akibat cuaca di wilayah perairan laut tidak bersahabat.

"Hari ini hanya lintasan penyeberangan Kupang-Hansisi saja yang tetap beroperasi karena hanya berjarak tempuh kurang lebih 30 menit, tetapi lintasan penyeberangan lainnya dibatalkan karena cuaca buruk," kata Manager Operasional ASDP Cabang Kupang, Helwin Welkis di Kupang, Minggu (20/12).

Ia dihubungi ANTARA terkait banyaknya keluhan dari para pengguna jasa penyeberangan yang sudah berada di pelabuhan penyeberangan Bolok tetapi kapal batal diberangkatkan.

Arlan, seorang calon penumpang tujuan Kupang-Larantuka mengaku sudah berada di pelabuhan Bolok sejak pukul 11.00 WITA tatapi baru mendapat informasi bahwa kapal batal berangkat karena alasan cuaca.

Dia berharap, ke depan ASDP dapat memberikan informasi melalui saluran media tentang pembatalan keberangkatan kapal agar para calon penumpang tidak perlu ke pelabuhan yang jaraknya cukup jauh dari kota.

Baca juga: ASDP: Erupsi Gunung Lewotolok tak ganggu penyeberangan Kupang-Lembata
Baca juga: ASDP batalkan pelayaran akibat gelombang tinggi


Helmin Welkis menambahkan, sebelum keberangkatan kapal, pihaknya selalu berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan, termasuk mengikuti perkembangan cuaca di wilayah perairan dari BMKG.

Jika kondisi di perairan laut tidak memungkinkan, maka ASDP tentunya tidak bisa memaksakan kehendak untuk berlayar.

Sementara itu, berdasarkan informasi publik yang disampaikan BMKG, tinggi gelombang di sejumlah wilayah perairan laut NTT saat ini berkisar antara 2,5-4 meter.

Karena itu, operator pelayaran diharapkan waspada untuk menghindari kemungkinan yang tidak diinginkan di wilayah perairan laut.  



 
Pewarta :
Editor: Kornelis Aloysius Ileama Kaha
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar