Logo Header Antaranews Kupang

Pasien COVID sembuh di NTT bertambah 40 orang

Rabu, 6 Januari 2021 17:00 WIB
Image Print
Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jefri Riwu Kore membagikan masker kepada pelaku usaha di pasar guna mencegah penyebaran virus Corona. (Antara/ Benny Jahang)
Pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh dari paparan COVID-19 terus meningkat di NTT. Tim medis akan terus bekerja keras untuk menangani pasien sehingga semakin banyak yang sembuh

Kupang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur mencatat pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh bertambah 40 orang sehingga total angka kesembuhan mencapai 1.337 orang.

"Pasien COVID-19 yang dinyatakan sembuh dari paparan COVID-19 terus meningkat di NTT. Tim medis akan terus bekerja keras untuk menangani pasien COVID-19 sehingga semakin banyak yang sembuh di NTT," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur dr. Meserasi Ataupah ketika dihubungi di Kupang, Rabu, (6/1).

Dia mengatakan 40 pasien COVID-19 yang sembuh pada Rabu (5/1) itu berasal dari tiga daerah, yakni Kabupaten Manggarai satu orang, Kabupaten Manggarai Barat 13 orang, dan Kota Kupang 26 orang.

Meserasi Ataupah berharap, para pasien COVID-19 yang sudah dinyatakan sembuh untuk tetap menaati protokol kesehatan selama melakukan aktivitas.

"Kami minta pasien COVID-19 yang telah dinyatakan sembuh agar tetap menaati protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran COVID-19 seperti menggunakan masker dan mencuci tangan dengan sabun serta selalu menjaga jarak saat beraktivitas," kata dia.

Ia juga meminta pasien yang sudah dinyatakan sembuh untuk banyak istirahat dan mengonsumsi makanan bergizi dan berolah raga secara teratur sehingga imunitas tubuh tetap terjaga dengan baik.

Dia menjelaskan sudah dua kabupaten di NTT yang nihil dengan kasus COVID-19, yaitu Kabupaten Malaka dan Sabu Raijua.

"Dua kasus ini sebelumnya memiliki pasien COVID-19 namun semuanya sudah dinyatakan sembuh, sehingga kedua daerah ini kembali masuk dalam zona hijau," kata Meserasi Ataupah.



Pewarta :
Editor: Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2026