Ende fokus pada perekaman e-KTP

id Toda

Penjabat Bupati Ende Obaldus Toda (ANTARA Foto/dok)

"Saya sudah perintahkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk mengoptimalkan seluruh perangkat yang ada melakukan perekaman dengan fokus utama pada pemilih pemula," kata Obaldus Toda .
Kupang (AntaraNews NTT) - Penjabat Bupati Ende di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur Obaldus Toda mengatakan pemerintahannya sedang mengoptimalkan semua infrastruktur yang ada untuk melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di daerah tersebut.

"Saya sudah perintahkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk mengoptimalkan seluruh perangkat yang ada melakukan perekaman dengan fokus utama pada pemilih pemula," kata Obaldus Toda kepada Antara melalui telepon genggamnya dari Ende, Kamis (22/3).

Kabupaten Ende berpenduduk sekitar 270.207 jiwa, dan dari jumlah pendudukan tersebut, 227.137 warga di antaranya wajib miliki KTP. Namun, hingga Maret 2018, masih ada 32.037 orang wajib KTP yang belum melakukan perekaman e-KTP atau baru 65,9 persen yang sudah melakukan perekaman.

Para penduduk wajib KTP ini terancam kehilangan hak suara dalam pemilihan Bupati-Wakil Bupati Ende, dan pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur NTT yang akan berlangsung pada 27 Juni 2018 mendatang.

Baca juga: Pilkada 2018 - E-KTP beres sebelum Pilkada
Baca juga: Ketika e-KTP menjadi sarana penting dalam pilkada
KTP Elektronik (e-KTP)

Menurut Obaldus Toda, berdasarkan hasil analisa, para penduduk yang belum melakukan perekaman KTP elektronik lebih banyak adalah anak-anak usia SMA/SMU.

Karena itu, dia mengatakan, fokus perekaman adalah ke sekolah-sekolah SMA/SMU dan desa-desa yang dalam identifikasi petugas masih banyak yang belum melakukan perekaman.

Dia berharap, paling lambat awal April 2018, semua warga wajib KTP sudah bisa melakukan perekaman, sehingga bisa masuk dalam daftar pemilih agar hak politiknya tidak tergadaikan.
Pewarta :
Editor: Laurensius Molan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar