
IHSG awal pekan terkoreksi

Untuk hari ini IHSG berpotensi mengalami rebound. Penurunan sepanjang lima hari beruntun tentu akan memicu aksi beli dari beberapa investor...
Jakarta (ANTARA) - Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan terkoreksi, dibayangi sentimen inflasi domestik.
IHSG dibuka melemah 11,47 poin atau 0,17 persen ke posisi 6.782,85. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 2,23 poin atau 0,23 persen ke posisi 972,1.
"Untuk hari ini IHSG berpotensi mengalami rebound. Penurunan sepanjang lima hari beruntun tentu akan memicu aksi beli dari beberapa investor," tulis Tim Riset Surya Fajar Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Senin, (4/7/2022).
Kendati demikian dalam jangka menengah ketidakpastian inflasi Indonesia diperkirakan masih akan membayangi dan menekan pasar.
Investor dapat fokus kepada saham-saham berbasis konsumer sebagai alternatif pilihan yang bersifat defensif.
Apalagi tren turunnya harga komoditas CPO akan memberikan dampak positif bagi perusahaan-perusahaan konsumer.
Sementara itu bursa Amerika Serikat bergerak menguat pada perdagangan akhir pekan lalu.
Meskipun menguat, pasar masih memiliki kekhawatiran setelah beberapa perusahaan mulai menurunkan proyeksi kinerja 2022.
Baca juga: IHSG diprediksi terkoreksi dipicu kekhawatiran naiknya inflasi
Baca juga: IHSG diproyeksikan menguat
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG awal pekan terkoreksi, dibayangi sentimen inflasi domestik
Pewarta : Citro Atmoko
Editor:
Bernadus Tokan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
