BRIN membuka lowongan 500 tenag ASN setiap tahun
Kamis, 3 November 2022 17:51 WIB
Kepala BRIN Laksana Tri Handoko pada peluncuran Pusat Kolaborasi Riset di Padang, Kamis. (Antara/Ikhwan Wahyudi)
Padang (ANTARA) - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) membuka lowongan 500 tenaga aparatur sipil negara (ASN) setiap tahun dengan kualifikasi minimal jenjang pendidikan S3 atau doktor.
"Untuk tahun ini pada pekan ini akan keluar pengumumannya dari BKN dan Kemenpan RB," kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko di Padang, Kamis, (3/11/2022) usai peluncuran Pusat Kolaborasi Riset Nanoselulosa di Universitas Andalas (Unand).
Menurut dia, ini juga merupakan sinyalemen bagi anak bangsa yang memiliki kemampuan riset yang baik dengan pendidikan S3 maka terbuka peluang masa depan yang cerah.
"Kalau di BRIN jadi ASN sudah lumayan lah penghasilannya," kata dia.
Ia menilai hal ini juga merupakan tindak lanjut dari kebijakan menyuruh anak bangsa untuk belajar setinggi mungkin kemudian menyiapkan tempat bekerja.
"Jangan sampai setelah mereka kuliah sampai S3 lalu tidak ada tempat bekerja menampung, sementara mereka memiliki potensi yang besar," kata dia.
Pada sisi lain ia mengakui saat ini perguruan tinggi juga kesulitan mencari pengajar dengan jenjang S3.
Mengatasi persoalan itu, BRIN sudah menyiapkan kebijakan yang yang disebut dengan mobilitas periset.
"Jadi para ASN di BRIN tidak perlu bekerja hingga pensiun, setelah 15 tahun bekerja jadi peneliti ahli madya atau utama akan diredistribusi ke kampus-kampus yang ada ," ujarnya.
Dengan demikian kampus tidak perlu menyediakan investasi yang besar untuk alat riset bagi dosen karena cukup disediakan oleh BRIN yang murni riset.
Selama ini kendala kampus adalah menyediakan instrumen riset, sekarang cukup riset di BRIN dengan segala fasilitas yang lengkap.
Ia menambahkan kebijakan redistribusi ASN BRIN ke kampus juga terbuka untuk swasta sehingga tidak ada diskriminasi hanya bagi kampus negeri.
Baca juga: BRIN ingatkan masyarakat waspadai Badai Tropis 93S
Baca juga: BRIN identifikasi cecak jarilengkung jenis baru dari Obi
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BRIN buka lowongan 500 ASN setiap tahun
"Untuk tahun ini pada pekan ini akan keluar pengumumannya dari BKN dan Kemenpan RB," kata Kepala BRIN Laksana Tri Handoko di Padang, Kamis, (3/11/2022) usai peluncuran Pusat Kolaborasi Riset Nanoselulosa di Universitas Andalas (Unand).
Menurut dia, ini juga merupakan sinyalemen bagi anak bangsa yang memiliki kemampuan riset yang baik dengan pendidikan S3 maka terbuka peluang masa depan yang cerah.
"Kalau di BRIN jadi ASN sudah lumayan lah penghasilannya," kata dia.
Ia menilai hal ini juga merupakan tindak lanjut dari kebijakan menyuruh anak bangsa untuk belajar setinggi mungkin kemudian menyiapkan tempat bekerja.
"Jangan sampai setelah mereka kuliah sampai S3 lalu tidak ada tempat bekerja menampung, sementara mereka memiliki potensi yang besar," kata dia.
Pada sisi lain ia mengakui saat ini perguruan tinggi juga kesulitan mencari pengajar dengan jenjang S3.
Mengatasi persoalan itu, BRIN sudah menyiapkan kebijakan yang yang disebut dengan mobilitas periset.
"Jadi para ASN di BRIN tidak perlu bekerja hingga pensiun, setelah 15 tahun bekerja jadi peneliti ahli madya atau utama akan diredistribusi ke kampus-kampus yang ada ," ujarnya.
Dengan demikian kampus tidak perlu menyediakan investasi yang besar untuk alat riset bagi dosen karena cukup disediakan oleh BRIN yang murni riset.
Selama ini kendala kampus adalah menyediakan instrumen riset, sekarang cukup riset di BRIN dengan segala fasilitas yang lengkap.
Ia menambahkan kebijakan redistribusi ASN BRIN ke kampus juga terbuka untuk swasta sehingga tidak ada diskriminasi hanya bagi kampus negeri.
Baca juga: BRIN ingatkan masyarakat waspadai Badai Tropis 93S
Baca juga: BRIN identifikasi cecak jarilengkung jenis baru dari Obi
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BRIN buka lowongan 500 ASN setiap tahun
Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
DJPb: Realisasi tunjangan guru ASN di NTT pada awal 2026 capai Rp138 miliar
05 February 2026 14:29 WIB
Yusril: Ketentuan penempatan Polri di jabatan ASN tetap berlaku pascaputusan MK
22 January 2026 9:54 WIB
Analis: Putusan MK menegaskan kepastian hukum pengisian jabatan ASN oleh Polri
22 January 2026 6:06 WIB
Gubernur NTT mengingatkan ASN agar displin & jadi teladan pelayanan publik
20 October 2025 17:12 WIB
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
Presiden Prabowo: Kami tahu ada yang mengganggu Indonesia, kami tidak bodoh
14 February 2026 8:24 WIB
Eks Dirut PT PIS dituntut 14 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:16 WIB
Anak Riza Chalid dituntut 18 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:14 WIB
Gubernur NTT menegaskan proses hukum pihak memanipulasi data warga miskin
13 February 2026 18:36 WIB
BNPT: 230 orang ditangkap dalam 2 tahun terakhir karena danai kelompok teroris
13 February 2026 13:09 WIB