Mabar minta manajemen penanganan sampah dibenahi
Rabu, 4 Januari 2023 16:43 WIB
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi. (ANTARA/HO-Dinas Kominfo Manggarai Barat)
Labuan Bajo (ANTARA) - Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan mengevaluasi dan membenahi manajemen penanganan sampah di daerah pariwisata super prioritas Labuan Bajo.
"Dinas harus evaluasi ulang manajemen pengelolaan sampah mulai dari sumber sampah itu, baik di rumah tangga, hotel, restoran, hingga kapal-kapal wisata yang ada," katanya di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rabu (4/1).
Bupati menekankan bahwa sebagai daerah pariwisata super prioritas di Indonesia, Labuan Bajo harus selalu bersih dan bebas dari masalah sampah agar wisatawan nyaman berada di sana.
Guna mengoptimalkan penanganan masalah sampah, ia mengatakan, nilai retribusi sampah yang dibebankan kepada pengelola hotel maupun restoran perlu dievaluasi kembali.
"Jadi ada korelasinya antara besaran retribusi itu dengan jumlah sampah yang dihasilkan," kata Mantan Ketua DPRD Manggarai Barat itu.
Selain itu, dia mengatakan, dinas harus menata ulang mekanisme pengangkutan sampah berdasarkan potensi sumber sampah.
Baca juga: Pemkab Mabar minta BUMDes bantu pengelolaan sampah
Baca juga: Pemkab Manggarai dukung pelajar ubah sampah plastik menjadi ornamen Natal
Dia meminta dinas mengoptimalkan penggunaan kendaraan pengangkut sampah yang tersedia.
"(Kendaraan) roda tiga harus ada standar operasional untuk mengangkut sampah dari 200 rumah, lalu (kendaraan) roda empat harus mengangkat semua sampah dan tidak boleh tercecer. Kalau sehari tidak diangkat, baunya itu sangat mengganggu wisatawan," katanya.
Menurut dia, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan bisa menjalin kemitraan dengan pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum dalam menyediakan bahan bakar kendaraan pengangkut sampah.
Bupati juga meminta dinas menyiapkan peraturan mengenai penanganan limbah dari kapal wisata serta menggencarkan penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran warga memilah sampah rumah tangga.
Dia menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah bahu membahu untuk menjadikan Labuan Bajo sebagai kota wisata yang bersih dan nyaman dikunjungi oleh wisatawan.
"Kita semua harus bekerja keras dan bersama-sama mewujudkan daerah ini menjadi kota pariwisata yang bersih," katanya.
"Dinas harus evaluasi ulang manajemen pengelolaan sampah mulai dari sumber sampah itu, baik di rumah tangga, hotel, restoran, hingga kapal-kapal wisata yang ada," katanya di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rabu (4/1).
Bupati menekankan bahwa sebagai daerah pariwisata super prioritas di Indonesia, Labuan Bajo harus selalu bersih dan bebas dari masalah sampah agar wisatawan nyaman berada di sana.
Guna mengoptimalkan penanganan masalah sampah, ia mengatakan, nilai retribusi sampah yang dibebankan kepada pengelola hotel maupun restoran perlu dievaluasi kembali.
"Jadi ada korelasinya antara besaran retribusi itu dengan jumlah sampah yang dihasilkan," kata Mantan Ketua DPRD Manggarai Barat itu.
Selain itu, dia mengatakan, dinas harus menata ulang mekanisme pengangkutan sampah berdasarkan potensi sumber sampah.
Baca juga: Pemkab Mabar minta BUMDes bantu pengelolaan sampah
Baca juga: Pemkab Manggarai dukung pelajar ubah sampah plastik menjadi ornamen Natal
Dia meminta dinas mengoptimalkan penggunaan kendaraan pengangkut sampah yang tersedia.
"(Kendaraan) roda tiga harus ada standar operasional untuk mengangkut sampah dari 200 rumah, lalu (kendaraan) roda empat harus mengangkat semua sampah dan tidak boleh tercecer. Kalau sehari tidak diangkat, baunya itu sangat mengganggu wisatawan," katanya.
Menurut dia, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan bisa menjalin kemitraan dengan pengelola stasiun pengisian bahan bakar umum dalam menyediakan bahan bakar kendaraan pengangkut sampah.
Bupati juga meminta dinas menyiapkan peraturan mengenai penanganan limbah dari kapal wisata serta menggencarkan penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran warga memilah sampah rumah tangga.
Dia menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah bahu membahu untuk menjadikan Labuan Bajo sebagai kota wisata yang bersih dan nyaman dikunjungi oleh wisatawan.
"Kita semua harus bekerja keras dan bersama-sama mewujudkan daerah ini menjadi kota pariwisata yang bersih," katanya.
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : Kornelis Aloysius Ileama Kaha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenag Manggarai memperkuat kepercayaan konsumen lewat sertifikasi halal
02 February 2026 19:40 WIB
Gubernur NTT bersama tokoh agama dan adat berdoa di lokasi kecelakaan kapal
31 December 2025 16:32 WIB
Tim SAR gabungan makin memperluas pencarian korban kapal tenggelam di Labuan Bajo
31 December 2025 6:38 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Kemdiktisaintek resmikan 33 prodi spesialis demi mempercepat pemenuhan dokter,
13 February 2026 18:43 WIB
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Komisi X DPR meminta Kemendigdasmen revitalisasi sekolah daerah 3T jadi prioritas
13 February 2026 13:23 WIB