Warga NTT gotong jenazah PMI melewati jalur longsor
Minggu, 19 Februari 2023 18:23 WIB
Sejumlah warga memikul peti jenazah berisi jenazah pekerja migran Indonesia (PMI) melintasi area material longsor yang menutupi jalan trans Pulau Timor di Desa Oelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, NTT, Minggu (19/2/2023). (ANTARA/Kornelis Kaha).
Kupang (ANTARA) - Sejumlah warga di desa Noelmina, Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur terpaksa menggotong peti jenazah berisi jasad pekerja migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) melewati jalur longsor yang belum dibuka.
“Terpaksa kita gotong petinya karena memang kendaraan tidak bisa lewat karena longsor,” kata Kepala Desa Fatumnasi, Kabupaten TTS Yanto saat ditemui di lokasi bencana di Desa Noelmina, Kabupaten Kupang, Minggu, (19/2/2023).
Dia mengatakan bahwa jenazah PMI tersebut baru tiba di Bandara El Tari Kupang pada Minggu (19/2) siang setelah dikirim menggunakan pesawat dari Malaysia.
Saat tiba di Kota Kupang, jenazah langsung diantar menggunakan kendaraan ambulans milik Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) sampai ke lokasi longsor.
“Kami gotong dari sini dan nanti akan dijemput oleh keluarga di jalur sebelah,” ujar dia.
Babinsa di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang Serma Dethan mengatakan bahwa tidak ada jalan lain, selain melewati daerah longsoran.
“Ada jalur alternatif lain, tetapi sangat curam dan berbahaya jika sambil memikul peti jenazah. Karena itu lewat jalur ini saja,” ujar dia
Dia mengatakan terhitung sejak Jumat (17/2) saat bencana longsor, sudah ada tiga jenazah yang terpaksa digotong dengan berjalan sepanjang 200 hingga 300 meter.
Saat ini ujar dia juga bahwa kendaraan roda dua dan empat sama sekali tidak bisa melintasi jalur tersebut, karena proses pengerukan masih terus terjadi.
Baca juga: BPJN buka jalur alternatif Trans Timor yang terdampak longsor
Baca juga: Pemda NTT buka jalur alternatif ke Pulau Timor melalui laut
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Warga terpaksa gotong jenazah PMI lewati jalur longsor Takari
“Terpaksa kita gotong petinya karena memang kendaraan tidak bisa lewat karena longsor,” kata Kepala Desa Fatumnasi, Kabupaten TTS Yanto saat ditemui di lokasi bencana di Desa Noelmina, Kabupaten Kupang, Minggu, (19/2/2023).
Dia mengatakan bahwa jenazah PMI tersebut baru tiba di Bandara El Tari Kupang pada Minggu (19/2) siang setelah dikirim menggunakan pesawat dari Malaysia.
Saat tiba di Kota Kupang, jenazah langsung diantar menggunakan kendaraan ambulans milik Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) sampai ke lokasi longsor.
“Kami gotong dari sini dan nanti akan dijemput oleh keluarga di jalur sebelah,” ujar dia.
Babinsa di Kecamatan Takari, Kabupaten Kupang Serma Dethan mengatakan bahwa tidak ada jalan lain, selain melewati daerah longsoran.
“Ada jalur alternatif lain, tetapi sangat curam dan berbahaya jika sambil memikul peti jenazah. Karena itu lewat jalur ini saja,” ujar dia
Dia mengatakan terhitung sejak Jumat (17/2) saat bencana longsor, sudah ada tiga jenazah yang terpaksa digotong dengan berjalan sepanjang 200 hingga 300 meter.
Saat ini ujar dia juga bahwa kendaraan roda dua dan empat sama sekali tidak bisa melintasi jalur tersebut, karena proses pengerukan masih terus terjadi.
Baca juga: BPJN buka jalur alternatif Trans Timor yang terdampak longsor
Baca juga: Pemda NTT buka jalur alternatif ke Pulau Timor melalui laut
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Warga terpaksa gotong jenazah PMI lewati jalur longsor Takari
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Badan Geologi: Dinding kawah Gunung Kelimutu longsor akibat curah hujan tinggi
12 January 2026 18:19 WIB
Mendagri pastikan mampu tak mampu pemerintah pusat bantu daerah terkena bencana
02 December 2025 9:38 WIB
Korban meninggal akibat banjir di Aceh, Sumut, Sumbar bertambah jadi 442 jiwa
01 December 2025 9:48 WIB
BMKG: Fenomena Siklon Tropis Senyar tergolong tidak umum terjadi di Selat Malaka
27 November 2025 9:46 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Wamenkomdigi: ANTARA berperan penting dalam mempublikasikan program pemerintah
20 January 2026 20:31 WIB
Kemenag mengalokasikan anggaran KIP Kuliah Rp1,6 triliun bagi mahasiswa PTKN
19 January 2026 13:13 WIB