Kapal selam rudal jelajah bertenaga nuklir AS tiba di Korsel
Jumat, 16 Juni 2023 11:16 WIB
Arsip - Kapal selam nuklir USS Florida milik Angkatan Laut Amerika Serikat, diambil gambarnya pada 11 April 2006 oleh Angkatan Laut Amerika Serikat. (United States Navy-Angkatan Laut Amerika Serikat)
Seoul (ANTARA) - Kapal selam rudal jelajah bertenaga nuklir (SSGN) Amerika Serikat pada Jumat tiba di Korea Selatan untuk pertama kalinya dalam enam tahun, kata Kementerian Pertahanan Korsel.
Kapal selam itu tiba di Korsel di tengah meningkatnya ketegangan setelah peluncuran dua rudal balistik Korea Utara sehari sebelumnya.
SSGN kelas Ohio, USS Michigan, memasuki pangkalan angkatan laut utama di Busan, 320 kilometer tenggara Seoul, setelah Korut menembakkan dua rudal balistik jarak pendek ke arah Laut Timur pada Kamis (15/6) sebagai bentuk protes terhadap latihan penembakan langsung besar-besaran Korsel-AS yang berakhir sebelumnya pada hari tersebut.
Kehadiran kapal selam itu menandai untuk pertama kalinya AS mengirim SSGN ke Korsel sejak Oktober 2017.
Kapal selam itu dijadwalkan akan berada di Korsel hingga Kamis depan, kata pejabat pertahanan Korsel secara anonim kepada wartawan.
Kehadiran kapal selam itu, aset utama Angkatan Laut AS, terjadi setelah AS berjanji untuk lebih meningkatkan "visibilitas reguler" aset strategis di Semenanjung Korea melalui Deklarasi Washington yang dikeluarkan Presiden Yoon Suk Yeol dan Presiden AS Joe Biden selama pertemuan mereka di Washington pada April.
"Kunjungan SSGN AS ke Korsel ditujukan untuk secara substantif menerapkan perjanjian dalam Deklarasi Washington yang dibuat pada April guna meningkatkan visibilitas reguler aset strategis di Semenanjung Korea," kata Wakil Komandan Armada ROK Laksamana Kim Myung-soo.
ROK adalah singkatan dari nama resmi Korsel, Republik Korea.
"(Itu) menunjukkan kemampuan dan postur luar biasa aliansi Korsel-AS untuk mewujudkan 'perdamaian melalui kekuatan'," lanjut dia.
Selama kunjungan kapal selam itu ke negara tersebut, angkatan laut Korsel dan AS berencana melakukan latihan operasi khusus gabungan untuk memperkuat interoperabilitas dan kemampuan mereka dalam operasi tersebut.
Hal itu dilakukan untuk merespons ancaman Korut yang semakin berkembang, menurut kementerian tersebut.
SSGN juga akan ambil bagian dalam berbagai kegiatan pertukaran persahabatan dengan Angkatan Laut Korsel untuk memperingati 70 tahun aliansi kedua negara.
SSGN Michigan mulai diaktifkan pada 1982 sebagai kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir, serta diubah menjadi SSGN pada 2007.
Kapal selam itu dapat melakukan misi serangan menggunakan rudal jelajah Tomahawk.
SSGN seberat 18.000 ton itu memiliki panjang 170 meter dan dapat dipersenjatai dengan lebih dari 150 rudal Tomahawk, yang memiliki jangkauan 2.500 kilometer, menurut kementerian.
Pada Kamis, kedua negara bersekutu itu mengakhiri putaran kelima dan terakhir dari Latihan Tembakan Langsung Bersama Gabungan, yang pertama dari jenis latihan itu dalam enam tahun.
Latihan itu dilakukan di lapangan pelatihan dekat perbatasan antar-Korea guna menandai peringatan penting aliansi tersebut.
Sebagai bagian dari Deklarasi Washington, AS berjanji untuk mengirimkan kapal selam rudal balistik nuklir ke negara itu dalam sebuah kunjungan.
Sumber: Yonhap-OANA
Baca juga: Korsel, Jepang dan AS desak dunia pulangkan pekerja Korut, ini alasannya
Baca juga: AS berkomitmen gunakan berbagai kemampuan bela Korsel
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kapal selam bertenaga nuklir AS tiba di Korsel
Kapal selam itu tiba di Korsel di tengah meningkatnya ketegangan setelah peluncuran dua rudal balistik Korea Utara sehari sebelumnya.
SSGN kelas Ohio, USS Michigan, memasuki pangkalan angkatan laut utama di Busan, 320 kilometer tenggara Seoul, setelah Korut menembakkan dua rudal balistik jarak pendek ke arah Laut Timur pada Kamis (15/6) sebagai bentuk protes terhadap latihan penembakan langsung besar-besaran Korsel-AS yang berakhir sebelumnya pada hari tersebut.
Kehadiran kapal selam itu menandai untuk pertama kalinya AS mengirim SSGN ke Korsel sejak Oktober 2017.
Kapal selam itu dijadwalkan akan berada di Korsel hingga Kamis depan, kata pejabat pertahanan Korsel secara anonim kepada wartawan.
Kehadiran kapal selam itu, aset utama Angkatan Laut AS, terjadi setelah AS berjanji untuk lebih meningkatkan "visibilitas reguler" aset strategis di Semenanjung Korea melalui Deklarasi Washington yang dikeluarkan Presiden Yoon Suk Yeol dan Presiden AS Joe Biden selama pertemuan mereka di Washington pada April.
"Kunjungan SSGN AS ke Korsel ditujukan untuk secara substantif menerapkan perjanjian dalam Deklarasi Washington yang dibuat pada April guna meningkatkan visibilitas reguler aset strategis di Semenanjung Korea," kata Wakil Komandan Armada ROK Laksamana Kim Myung-soo.
ROK adalah singkatan dari nama resmi Korsel, Republik Korea.
"(Itu) menunjukkan kemampuan dan postur luar biasa aliansi Korsel-AS untuk mewujudkan 'perdamaian melalui kekuatan'," lanjut dia.
Selama kunjungan kapal selam itu ke negara tersebut, angkatan laut Korsel dan AS berencana melakukan latihan operasi khusus gabungan untuk memperkuat interoperabilitas dan kemampuan mereka dalam operasi tersebut.
Hal itu dilakukan untuk merespons ancaman Korut yang semakin berkembang, menurut kementerian tersebut.
SSGN juga akan ambil bagian dalam berbagai kegiatan pertukaran persahabatan dengan Angkatan Laut Korsel untuk memperingati 70 tahun aliansi kedua negara.
SSGN Michigan mulai diaktifkan pada 1982 sebagai kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir, serta diubah menjadi SSGN pada 2007.
Kapal selam itu dapat melakukan misi serangan menggunakan rudal jelajah Tomahawk.
SSGN seberat 18.000 ton itu memiliki panjang 170 meter dan dapat dipersenjatai dengan lebih dari 150 rudal Tomahawk, yang memiliki jangkauan 2.500 kilometer, menurut kementerian.
Pada Kamis, kedua negara bersekutu itu mengakhiri putaran kelima dan terakhir dari Latihan Tembakan Langsung Bersama Gabungan, yang pertama dari jenis latihan itu dalam enam tahun.
Latihan itu dilakukan di lapangan pelatihan dekat perbatasan antar-Korea guna menandai peringatan penting aliansi tersebut.
Sebagai bagian dari Deklarasi Washington, AS berjanji untuk mengirimkan kapal selam rudal balistik nuklir ke negara itu dalam sebuah kunjungan.
Sumber: Yonhap-OANA
Baca juga: Korsel, Jepang dan AS desak dunia pulangkan pekerja Korut, ini alasannya
Baca juga: AS berkomitmen gunakan berbagai kemampuan bela Korsel
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kapal selam bertenaga nuklir AS tiba di Korsel
Pewarta : Katriana
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
The New York Times: Kapal induk USS Abraham Lincoln siap serang Iran dalam 1-2 hari
27 January 2026 13:41 WIB
AS bantu Australia teknologi kapal selam nuklir untuk imbangi China
16 September 2021 9:10 WIB, 2021
Noah dan TNI AL nyanyikan hymne kenang 40 hari gugurnya awak Nanggala 402
04 June 2021 10:04 WIB, 2021
Terpopuler - Internasional
Lihat Juga
Iran akan menuntut kompensasi dari Uni Emirat Arab atas kerusakan akibat serangan AS
19 March 2026 20:44 WIB