Pemkab Manggarai Barat siapkan aplikasi pendataan rumah korban bencana
Jumat, 28 Juli 2023 2:00 WIB
Suasana pantai di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT. (ANTARA/Fransiska Mariana Nuka)
Labuan Bajo (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur membuat aplikasi sistem informasi pendataan rumah korban bencana yang diberi nama Si Ruben untuk kemudahan pendataan dan pemantauan kondisi rumah warga yang menjadi korban bencana alam.
"Aplikasi dirancang antarmuka yang intuitif sehingga memungkinkan petugas bencana untuk melakukan pendataan secara real time (seketika) dengan mudah dan efisien," kata Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Manggarai Barat Saverinus Kurniadi di Labuan Bajo, Kamis, (27/7/2023).
Ia menjelaskan implementasi aplikasi Si Ruben memberikan empat manfaat.
Bagi pemerintah daerah, Si Ruben menyediakan basis data rumah korban bencana yang komprehensif untuk pengusulan anggaran, baik APBD maupun APBN, melalui Kementerian PUPR.
Kehadiran aplikasi itu memudahkan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang Perumahan, dan Kawasan Permukiman khususnya Bidang Perumahan untuk mempercepat proses pendataan rumah korban bencana sehingga dapat diambil kebijakan yang cepat dan tepat terkait dengan penanganan.
Selain itu, katanya, memudahkan pemerintah desa memberikan laporan kepada dinas terkait warga terdampak bencana alam.
"Bagi masyarakat terdampak bencana akan lebih cepat mendapatkan perhatian baik dari pemerintah kabupaten maupun pusat," katanya.
Inovasi itu, kata Saverinus menjadi penting karena Labuan Bajo telah ditetapkan sebagai destinasi pariwisata super prioritas sehingga perlu ketahanan terhadap segala bentuk potensi bencana.
Dinas Cipta Karya, Tata Ruang Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Manggarai Barat berkolaborasi dengan tim teknologi lokal untuk mengembangkan aplikasi Si Ruben sehingga membantu mengatasi tantangan pendataan dan pemantauan bencana di wilayah itu.
Baca juga: Dinkes Mabar buat inovasi sistem informasi pangan aman
Kehadiran inovasi ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah dan tim teknologi lokal dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca juga: Terminal BBM di Wae Kelambu disiapkan penuhi kebutuhan di Labuan Bajo
"Kami berharap lewat Si Ruben proses penanganan bencana dan pemulihan pascabencana dapat dilakukan dengan lebih efektif dan tepat sasaran," katanya.
"Aplikasi dirancang antarmuka yang intuitif sehingga memungkinkan petugas bencana untuk melakukan pendataan secara real time (seketika) dengan mudah dan efisien," kata Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Manggarai Barat Saverinus Kurniadi di Labuan Bajo, Kamis, (27/7/2023).
Ia menjelaskan implementasi aplikasi Si Ruben memberikan empat manfaat.
Bagi pemerintah daerah, Si Ruben menyediakan basis data rumah korban bencana yang komprehensif untuk pengusulan anggaran, baik APBD maupun APBN, melalui Kementerian PUPR.
Kehadiran aplikasi itu memudahkan Dinas Cipta Karya, Tata Ruang Perumahan, dan Kawasan Permukiman khususnya Bidang Perumahan untuk mempercepat proses pendataan rumah korban bencana sehingga dapat diambil kebijakan yang cepat dan tepat terkait dengan penanganan.
Selain itu, katanya, memudahkan pemerintah desa memberikan laporan kepada dinas terkait warga terdampak bencana alam.
"Bagi masyarakat terdampak bencana akan lebih cepat mendapatkan perhatian baik dari pemerintah kabupaten maupun pusat," katanya.
Inovasi itu, kata Saverinus menjadi penting karena Labuan Bajo telah ditetapkan sebagai destinasi pariwisata super prioritas sehingga perlu ketahanan terhadap segala bentuk potensi bencana.
Dinas Cipta Karya, Tata Ruang Perumahan, dan Kawasan Permukiman Kabupaten Manggarai Barat berkolaborasi dengan tim teknologi lokal untuk mengembangkan aplikasi Si Ruben sehingga membantu mengatasi tantangan pendataan dan pemantauan bencana di wilayah itu.
Baca juga: Dinkes Mabar buat inovasi sistem informasi pangan aman
Kehadiran inovasi ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara pemerintah dan tim teknologi lokal dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Baca juga: Terminal BBM di Wae Kelambu disiapkan penuhi kebutuhan di Labuan Bajo
"Kami berharap lewat Si Ruben proses penanganan bencana dan pemulihan pascabencana dapat dilakukan dengan lebih efektif dan tepat sasaran," katanya.
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pertamina dan BPBD Kota Kupang latih pelajar di Kupang tanggap darurat bencana
02 February 2026 20:47 WIB
Pemerintah Venezuela: Aksi militer AS terhadap Presiden Maduro dipicu sumber daya alam
06 January 2026 12:13 WIB
Wapres Gibran naik motor trail kunjungi lokasi bencana alam di Kabupaten Agam
04 December 2025 10:15 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Sebanyak 391 calon haji Indonesia kloter pertama diberangkatkan ke Tanah Suci
22 April 2026 6:59 WIB