Kupang (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sabu Raijua Provinsi Nusa Tenggara Timur telah menyiapkan bantuan air bersih untuk kebutuhan warga sebagai antisipasi apabila terjadi kekurangan air bersih sebagai dampak El Nino.

"Kami melalui BPBD sudah melakukan antisipasi dengan menyiapkan bantuan air bersih gratis untuk kebutuhan warga apabila terjadi kekurangan air bersih selama musim kemarau ini," kata Wakil Bupati Sabu Raijua Johanis Uly Kale saat dihubungi dari Kupang, Senin, (21/8/2023).

Menurut dia, bantuan air bersih yang diberikan pemerintah melalui BPBD Kabupaten Sabu Raijua dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Kami siapkan lebih dari 100  truk tangki air bersih untuk membantu masyarakat yang mengalami kekurangan air bersih selama musim kemarau ini," kata Johanis Uly Kale.

Dia mengatakan selain itu hampir semua desa-desa di Kabupaten Sabu Raijua telah memiliki mobil tangki air untuk distribusi air bersih bagi warga desa setempat sehingga kekurangan air bersih di desa-desa bisa teratasi dengan adanya mobil tangki air milik desa.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua juga mengoptimalkan pemanfaatan embung-embung yang telah dibangun pemerintah untuk kebutuhan air bersih bagi warga.

Menurut dia curah hujan yang tinggi pada awal tahun 2023 sangat membantu karena sebagian besar embung yang dibangun pemerintah telah penuh dengan air untuk dimanfaatkan bagi kebutuhan air bersih maupun kebutuhan usaha pertanian.

Ia mengatakan terdapat dua daerah yang selalu dilanda krisis air bersih di Kabupaten Sabu Raijua yaitu Raijua dan Kecamatan Haumehara namun diharapkan dengan banyaknya air embung yang tersedia saat ini kekurangan air bersih di dua daerah itu dapat teratasi.

"Sampai saat ini kami belum menerima laporan dari pemerintah kecamatan tentang terjadi krisis air bersih di dua daerah itu," kata Johanis Uly Kale.


Baca juga: TTU optimalkan embung untuk atasi kekurangan air bersih

Baca juga: BPBD Sabu Raijua minta warga waspada karhutla

Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2024