Labuan Bajo (ANTARA) - Tim gabungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), selesai membersihkan material longsor yang menutupi jalan pada tiga titik tanah longsor di dua desa.
 
"Jalan sudah bisa dilalui kendaraan dan masyarakat," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Manggarai Barat Isfridus Tobong saat dihubungi di Labuan Bajo, Kamis, (4/4/2024).
 
Ia menjelaskan sebanyak empat titik longsor itu berada di dua kecamatan yakni Kecamatan Ndoso dan Kecamatan Kuwus Barat, akibat hujan deras beberapa waktu lalu.
 
Tim gabungan yang terdiri dari personel BPBD Manggarai Barat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang berjumlah delapan orang yang menggunakan satu ekskavator aat ini masih membersihkan satu titik tanah longsor di Desa Momol, Kecamatan Kuwus Barat.
 
"Kita harapkan segera selesai," katanya.
 
Ia menjelaskan titik longsor terparah yang telah dibersihkan terdapat di Wae Kea Desa Golo Riwu, Kecamatan Kuwus Barat, dimana tanah longsor menutupi jalan penghubung Hawe-Compang Kules-Golo Riwu.
 
Kepala Desa Golo Riwu Edo Mense berterima kasih atas kesigapan pemda menangani tanah longsor yang menghambat aktivitas warga. "Ini membuktikan bahwa adanya pelayanan publik yang baik di dalam sistem Pemkab Manggarai Barat," katanya.
 
Sebelumnya pada Selasa (2/4) lalu Pemkab Manggarai Barat menerjunkan tim gabungan untuk membersihkan material longsor.
 
Hujan deras dua pekan lalu di Kecamatan Ndoso mengakibatkan tanah longsor di Desa Tentang dan dua titik longsor Desa Momol.
 
Sementara itu pada hujan deras pada Jumat (29/3) mengakibatkan tanah longsor yang menutupi jalan penghubung Hawe-Compang Kules-Golo Riwu, tepatnya di Wae Kea, Kecamatan Kuwus.
 
Ia menambahkan personel gabungan sudah dalam perjalanan ke lokasi dan memprioritaskan penanganan longsor di Kecamatan Kuwus, guna membuka akses bagi warga dua yakni Desa Compang Kules dan Desa Golo Riwu.

"Dua titik longsor yang lain masih bisa dilewati kendaraan, nanti gali sedikit di bagian atas jalan yang ada bukit karena rawan, sedangkan paling parah di Kecamatan Kuwus Barat," katanya.

Baca juga: Mabar gelar gerakan pangan murah stabilkan harga jelang Lebaran
 
Pengerukan material longsor oleh tim gabungan dari BPBD Manggarai Barat dan Dinas PUPR Manggarai Barat, kata dia, ditargetkan selesai dalam pekan ini.

Baca juga: BPBD Mabar imbau warga siaga bencana pada musim pancaroba

Baca juga: Pemda Mabar-KPK tagih tunggakan pajak di Labuan Bajo
 
"Target satu minggu sebelum Lebaran sudah selesai, mudah-mudahan tidak ada kendala di lokasi," ucapnya.

Pewarta : Gecio Viana
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2024