Labuan Bajo, NTT (ANTARA) - Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) mencatat selama libur Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah atau pada 6-15 April 2024 telah memberi dampak positif terhadap pergerakan aktivitas wisata di Labuan Bajo, Flores, NTT.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama BPOLBF Frans Teguh mengatakan berdasarkan data Air Traffic Bandara Komodo tercatat total pergerakan penumpang sejak H-7 Lebaran atau Rabu (3/4/2024) hingga H+4 atau Senin (15/4/2024) adalah sebanyak 35.750 penumpang, meningkat 14 persen dibandingkan periode sama tahun 2023.

"Penerbangan ke Labuan Bajo ini dilakukan oleh tujuh maskapai penerbangan," katanya dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Rabu, (17/4/2024).

Selanjutnya, terkait dengan pergerakan wisatawan di destinasi bahari, KSOP Kelas III Labuan Bajo mencatat sejak 8-15 April 2024, tercatat sebanyak 400 perjalanan kapal wisata di Labuan Bajo dengan destinasi yang dituju seperti Pulau Padar, Komodo, Rinca, Sebayur, Taka Makassar, Batu Bolong, Sabolo, dan Pulau Kalong.

Masing-masing kapal membawa penumpang sebanyak tiga hingga 38 penumpang, sesuai dengan kapasitas masing-masing kapal.

Frans menyampaikan apresiasi kepada semua pihak di Labuan Bajo Flores dan NTT yang telah menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang berwisata di Labuan Bajo dan sekitarnya.

"Apresiasi juga telah menjamin kenyamanan dari saudara-saudara kita yang menjalankan ibadah puasa hingga Hari Raya Idul Fitri dengan penuh kegembiraan," katanya.

Frans pun berharap dengan berbagai data yang menunjukkan tren positif dari kegiatan wisata selama libur lebaran dapat menjadi peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan pendapatannya.

Ia menilai libur Lebaran di Labuan Bajo berjalan lancar, aman, dan nyaman, serta stakeholder memberikan pelayanan dan pengamanan maksimal selama libur.

Sebelumnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menyampaikan mudik dan libur Lebaran tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena telah memasuki pascapandemi sehingga tidak ada lagi pembatasan kegiatan masyarakat.

"Pergerakan masyarakat di libur lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 193,6 juta orang. Angka ini meningkat dibandingkan Lebaran tahun lalu sebesar 123,8 juta orang," kata Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno.

Peningkatan pergerakan masyarakat untuk berwisata di momen Lebaran 2024 ini, juga ditopang oleh sejumlah faktor lain seperti adanya cuti bersama yang membuat hari libur menjadi lebih panjang dibandingkan tahun 2023, serta kebijakan izin pengambilan cuti tahunan bagi ASN untuk libur Lebaran 2024.

Baca juga: BPOLBF bentuk tim kerja Lebaran demi kenyamanan wisatawan

Baca juga: BPOLBF harap kerja sama semua pihak siapkan Labuan Bajo yang nyaman untuk libur Lebaran

Baca juga: Plt Dirut BPOLBF: Empat isu utama pariwisata Labuan Bajo











Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPOLBF: Libur Lebaran berdampak positif pada kunjungan wisatawan

Pewarta : Gecio Viana
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2024