Jubir Kemenlu Rusia: Upaya pembunuhan presiden dan capres adalah tradisi politik AS
Senin, 15 Juli 2024 10:56 WIB
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova. ANTARA/Anadolu/aa.
Moskow (ANTARA) - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyebut upaya pembunuhan presiden dan calon presiden telah menjadi tradisi dalam kehidupan politik Amerika Serikat.
Pernyataan itu ia sampaikan ketika menanggapi percobaan pembunuhan mantan presiden AS Donald Trump dalam kampanye di Negara Bagian Pennsylvania, Sabtu (13/7).
Menurut Zakharova, Presiden AS Joe Biden sebenarnya telah mengakui bahwa upaya pembunuhan terhadap presiden, calon presiden, tokoh terkemuka, dan tokoh politik adalah manifestasi menyakitkan dari kehidupan politik dalam negeri AS.
"Biden seharusnya mengatakan bahwa ini bukan hanya manifestasi menyakitkan dari kehidupan politik dalam negeri AS tetapi juga sebuah 'tradisi'", kata Zakharova pada Minggu (14/7).
Trump terkena tembakan di telinga kanannya tetapi kondisinya dipastikan baik-baik saja setelah gagalnya upaya pembunuhan tersebut.
Biro Investigasi Federal (FBI) kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengidentifikasi Thomas Matthew Crooks sebagai tersangka penembak. Ia kemudian ditembak mati di lokasi kejadian.
Pasukan pengamanan presiden AS atau Secret Service dalam pernyataan terpisah mengatakan penembak melepaskan beberapa tembakan ke arah panggung dari posisi yang tinggi dari luar tempat tersebut.
Penembakan itu tidak hanya melukai Trump, tetapi juga menewaskan satu korban dan menyebabkan dua orang lainnya luka kritis.
Peristiwa itu terjadi beberapa hari sebelum Trump secara resmi dicalonkan sebagai calon presiden dari Partai Republik untuk pemilihan umum 2024.
"Dua bulan lalu, saya memperhatikan fakta bahwa AS secara harfiah menumbuhkan kebencian terhadap lawan politik, serta memberikan contoh-contoh tradisi Amerika dalam upaya dan pembunuhan presiden dan calon presiden," kata Zakharova dalam pernyataan terpisah di saluran komunikasi Telegram.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Biden bilang Terlalu dini pastikan penembakan Trump sebagai upaya pembunuhan
Baca juga: Biden dan Trump saling menyerang pada debat pertama Pilpres AS 2024
Baca juga: Biden "segera" tandatangani RUU guna hindari penutupan
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rusia: Upaya pembunuhan presiden dan capres adalah tradisi politik AS
Pernyataan itu ia sampaikan ketika menanggapi percobaan pembunuhan mantan presiden AS Donald Trump dalam kampanye di Negara Bagian Pennsylvania, Sabtu (13/7).
Menurut Zakharova, Presiden AS Joe Biden sebenarnya telah mengakui bahwa upaya pembunuhan terhadap presiden, calon presiden, tokoh terkemuka, dan tokoh politik adalah manifestasi menyakitkan dari kehidupan politik dalam negeri AS.
"Biden seharusnya mengatakan bahwa ini bukan hanya manifestasi menyakitkan dari kehidupan politik dalam negeri AS tetapi juga sebuah 'tradisi'", kata Zakharova pada Minggu (14/7).
Trump terkena tembakan di telinga kanannya tetapi kondisinya dipastikan baik-baik saja setelah gagalnya upaya pembunuhan tersebut.
Biro Investigasi Federal (FBI) kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengidentifikasi Thomas Matthew Crooks sebagai tersangka penembak. Ia kemudian ditembak mati di lokasi kejadian.
Pasukan pengamanan presiden AS atau Secret Service dalam pernyataan terpisah mengatakan penembak melepaskan beberapa tembakan ke arah panggung dari posisi yang tinggi dari luar tempat tersebut.
Penembakan itu tidak hanya melukai Trump, tetapi juga menewaskan satu korban dan menyebabkan dua orang lainnya luka kritis.
Peristiwa itu terjadi beberapa hari sebelum Trump secara resmi dicalonkan sebagai calon presiden dari Partai Republik untuk pemilihan umum 2024.
"Dua bulan lalu, saya memperhatikan fakta bahwa AS secara harfiah menumbuhkan kebencian terhadap lawan politik, serta memberikan contoh-contoh tradisi Amerika dalam upaya dan pembunuhan presiden dan calon presiden," kata Zakharova dalam pernyataan terpisah di saluran komunikasi Telegram.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Biden bilang Terlalu dini pastikan penembakan Trump sebagai upaya pembunuhan
Baca juga: Biden dan Trump saling menyerang pada debat pertama Pilpres AS 2024
Baca juga: Biden "segera" tandatangani RUU guna hindari penutupan
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rusia: Upaya pembunuhan presiden dan capres adalah tradisi politik AS
Pewarta : Yashinta Difa Pramudyani
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mantan Dirut PT PIS divonis sembilan tahun penjara terbukti korupsi kasus minyak
27 February 2026 10:26 WIB
Pengadilan vonis mantan presiden Korsel hukuman seumur hidup atas pemberontakan
19 February 2026 14:53 WIB
PT DKI Jakarta perkuat vonis 1,5 tahun penjara mantan Dirjen Kemenkeu Isa Rachmatarwata
12 February 2026 13:16 WIB
Mantan petinggi badan penasihat China dihukum seumur hidup karena terima suap
04 February 2026 6:24 WIB
Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer menghadapi sidang perdana kasus pemerasan K3
19 January 2026 12:48 WIB
Mantan Direktur Pengolahan Pertamina Chrisna Damayanto penuhi panggilan KPK
05 January 2026 14:31 WIB