Logo Header Antaranews Kupang

Inggris akan melarang warga lahir setelah tahun 2008 beli rokok

Rabu, 22 April 2026 15:48 WIB
Image Print
Para pekerja London Underground memulai pemogokan terkait upah dan kondisi kerja pada 20 April 2026 di London, Inggris. Aksi industri yang dijadwalkan pada 21-22 April dan 23-24 April ini diperkirakan akan menyebabkan penundaan besar dan kepadatan penumpang di berbagai jalur di ibu kota. ANTARA/Raşid Necati Aslım/Anadolu/pri.

Moskow (ANTARA) - Parlemen Inggris pada Selasa (21/4) menyetujui rancangan undang-undang yang melarang penjualan rokok kepada siapa pun yang lahir pada 1 Januari 2009 dan setelahnya.

Rancangan undang-undang tersebut disetujui oleh Majelis Tinggi, Senin (21/4), setelah disahkan oleh Majelis Rendah.

Undang-undang itu akan mulai berlaku setelah persetujuan resmi dari Raja Charles, menjadikan Inggris Raya sebagai negara pertama yang memberlakukan larangan merokok pada sebuah generasi secara keseluruhan.

"Ini adalah rancangan undang-undang penting. Ini akan menciptakan generasi bebas asap rokok," kata Menteri Kesehatan Inggris Gillian Merron.

Itu adalah intervensi kesehatan masyarakat paling signifikan dalam masa hidup generasi ini, tambahnya.

Rancangan undang-undang itu juga memberikan pemerintah wewenang yang lebih luas untuk mengatur industri tembakau dan rokok elektronik.

Secara khusus, para menteri akan memiliki wewenang yang lebih luas untuk mengatur kemasan produk dan menentukan kadar nikotin dan rasa yang dapat diterima.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Inggris akan larang warga yang lahir setelah tahun 2008 beli rokok



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026