BMKG: Gempa bumi M5,1 di Kabupaten Kupang tak berpotensi tsunami
Rabu, 24 Juli 2024 16:28 WIB
Ilustrasi - Gempa bumi yang tercatat oleh seismometer. (ANTARA/Shutterstock/pri.)
Kupang (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak berpotensi tsunami.
"Masyarakat tetap tenang karena tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Kupang Margiono di Kupang, Rabu, (24/7).
Ia menjelaskan gempa tektonik terjadi pukul 16:09 Wita di wilayah Amarasi Barat, Kabupaten Kupang.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi itu memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1 dan berlokasi di darat 24 km tenggara Kupang pada kedalaman 33 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, kata Margiono, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif.
Gempa bumi itu pun berdampak dan dirasakan di daerah Kupang, daerah Soe Kabupaten TTS, serta daerah Alor.
Namun dia menegaskan bahwa gempa bumi itu tidak berpotensi tsunami sehingga masyarakat tidak perlu panik.
"Hingga pukul 16.50 Wita belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan," ucapnya.
Ia meminta masyarakat tetap tenang dengan kejadian gempa bumi tersebut.
Meski tidak berpotensi tsunami, Margiono tetap menyarankan masyarakat untuk memperhatikan kondisi bangunan pasca-gempa. "Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal, apakah cukup tahan gempa atau tidak ada kerusakan akibat getaran gempa," ujar Margiono.
Baca juga: Gempa magnitudo 5,1 guncang Jawa Barat
Baca juga: BMKG mulai siapkan ekspedisi investigasi fenomena kegempaan zona megatrust
Baca juga: Gempa magnitudo 5,8 guncang Seram, Maluku
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gempa M5,1 guncang Kabupaten Kupang Rabu sore, tak berpotensi tsunami
"Masyarakat tetap tenang karena tidak berpotensi tsunami," kata Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Kupang Margiono di Kupang, Rabu, (24/7).
Ia menjelaskan gempa tektonik terjadi pukul 16:09 Wita di wilayah Amarasi Barat, Kabupaten Kupang.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi itu memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1 dan berlokasi di darat 24 km tenggara Kupang pada kedalaman 33 km.
Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, kata Margiono, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas sesar aktif.
Gempa bumi itu pun berdampak dan dirasakan di daerah Kupang, daerah Soe Kabupaten TTS, serta daerah Alor.
Namun dia menegaskan bahwa gempa bumi itu tidak berpotensi tsunami sehingga masyarakat tidak perlu panik.
"Hingga pukul 16.50 Wita belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan," ucapnya.
Ia meminta masyarakat tetap tenang dengan kejadian gempa bumi tersebut.
Meski tidak berpotensi tsunami, Margiono tetap menyarankan masyarakat untuk memperhatikan kondisi bangunan pasca-gempa. "Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal, apakah cukup tahan gempa atau tidak ada kerusakan akibat getaran gempa," ujar Margiono.
Baca juga: Gempa magnitudo 5,1 guncang Jawa Barat
Baca juga: BMKG mulai siapkan ekspedisi investigasi fenomena kegempaan zona megatrust
Baca juga: Gempa magnitudo 5,8 guncang Seram, Maluku
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gempa M5,1 guncang Kabupaten Kupang Rabu sore, tak berpotensi tsunami
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BMKG mendeteksi potensi hujan petir guyur sejumlah kota besar di Indonesia hari ini
21 April 2026 11:59 WIB
BMKG: Musim kemarau 2026 lebih kering dibanding rata-rata selama 30 tahun terakhir
14 April 2026 12:47 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Sebanyak 391 calon haji Indonesia kloter pertama diberangkatkan ke Tanah Suci
22 April 2026 6:59 WIB