Logo Header Antaranews Kupang

Undana menjajaki kerja sama vokasi dan budaya dengan universitas Tiongkok

Kamis, 23 April 2026 22:29 WIB
Image Print
Foto bersama antara Undana dan perwakilan dari Universitas Jiangxi Science and Technology Normal, Tiongkok di Kupang. ANTARA/HO-Humas Undana

Kupang (ANTARA) - Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, NTT menjajaki kerja sama strategis di bidang pendidikan vokasi, riset, serta pertukaran budaya dengan Universitas Jiangxi Science and Technology Normal, Tiongkok, sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring internasional kampus tersebut.

Rektor Undana Prof. Jefri S. Bale, di Kupang usai pertemuan dengan perwakilan dari universitas tersebut mengatakan kerja sama internasional yang dibangun harus memberi dampak nyata bagi pembangunan daerah, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Kami ingin kerja sama ini bersifat global namun tetap kontekstual. Institusi mitra memiliki keunggulan pada sistem pembelajaran vokasi yang mencakup seluruh rantai industri. Hal ini sangat strategis untuk meningkatkan kapasitas SDM kita di bidang pertanian dan kesehatan hewan,” katanya.

Ia menjelaskan fokus kerja sama diarahkan pada penguatan pendidikan vokasi di sektor pertanian modern, peternakan, perikanan, serta energi terbarukan yang sesuai dengan karakteristik wilayah NTT.

Menurut dia, sektor-sektor tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui pendekatan pendidikan terapan dan kolaborasi riset internasional.

Selain penguatan akademik, pertemuan itu juga membahas peluang pendirian Confucius Institute di Undana sebagai pusat pembelajaran bahasa dan budaya Tiongkok bagi mahasiswa maupun masyarakat umum di NTT.

Undana menilai sinergi itu menjadi bagian dari transformasi kampus menuju universitas berkelas dunia yang tetap berpijak pada pemberdayaan potensi daerah.

Perwakilan Jiangxi Science and Technology Normal University Prof. Tao Xian Guang mengatakan, pengembangan unit kerja sama seperti Confucius Institute perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan karakter daerah.

“Undana harus memiliki warna sendiri dalam membangun kerja sama ini agar mampu memberikan nilai tambah yang unik,” ujarnya.

Ia menambahkan model kolaborasi yang berbasis kebutuhan lokal akan membuat kerja sama antarperguruan tinggi menjadi lebih berkelanjutan dan relevan.

Penjajakan tersebut juga membuka peluang pengembangan program pertukaran mahasiswa dan dosen, gelar bersama (joint degree), hingga riset kolaboratif lintas negara.

Melalui kerja sama itu diharapkan lahir inovasi pendidikan yang mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di NTT.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Undana jajaki kerja sama vokasi dan budaya dengan universitas Tiongkok



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026