American Airlines hentikan penerbangan dari dan ke Israel
Senin, 19 Agustus 2024 10:19 WIB
Maskapai American Airlines menghentikan penerbangannya dari dan ke Israel hingga April 2025/ANTARA/Anadolu/PY
Yerusalem (ANTARA) - Maskapai American Airlines menghentikan penerbangannya dari dan ke Israel hingga April 2025, menurut media Israel KAN pada Minggu, (18/8).
Tindakan tersebut diambil menyusul ketegangan regional atas serangan brutal Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober yang menewaskan hampir 40.100 orang dan melukai 92.600 lainnya.
Namun, maskapai tersebut tidak memberikan alasan spesifik mengenai penghentian penerbangan jangka panjang yang mereka terapkan.
Diketahui bahwa beberapa maskapai internasional, termasuk United Airlines dan Delta Airlines, juga telah menghentikan penerbangan mereka ke Israel.
Sejak 7 Agustus lalu, jumlah total maskapai yang menghentikan penerbangan dari dan ke Israel telah mencapai 20, menurut KAN.
Israel berada dalam siaga militer tinggi terhadap potensi serangan balasan dari Iran menyusul pembunuhan pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh bulan lalu di ibu kota Iran, Teheran, pada 31 Juli.
Meski Iran dan Hamas menuduh Israel melakukan pembunuhan Haniyeh, Israel belum mengonfirmasi atau menyangkal bertanggung jawab.
Sementara itu, kelompok Hizbullah Lebanon juga bersumpah akan melakukan pembalasan terhadap Israel setelah pembunuhan komandan seniornya, Fouad Shukr, dalam serangan udara di Beirut pada 30 Juli.
Sumber: Anadolu-OANA
Baca juga: Presiden Biden berharap Iran tunda serangan ke Israel jika gencatan Gaza tercapai
Baca juga: Tentara Israel kembali keluarkan perintah evakuasi di Kota Khan Younis, Jalur Gaza
Baca juga: Hizbullah dan Iran akan serang fasilitas militer Israel, menurut Jenderal Lebanon
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: American Airlines setop terbang dari dan ke Israel hingga April 2025
Tindakan tersebut diambil menyusul ketegangan regional atas serangan brutal Israel di Jalur Gaza sejak 7 Oktober yang menewaskan hampir 40.100 orang dan melukai 92.600 lainnya.
Namun, maskapai tersebut tidak memberikan alasan spesifik mengenai penghentian penerbangan jangka panjang yang mereka terapkan.
Diketahui bahwa beberapa maskapai internasional, termasuk United Airlines dan Delta Airlines, juga telah menghentikan penerbangan mereka ke Israel.
Sejak 7 Agustus lalu, jumlah total maskapai yang menghentikan penerbangan dari dan ke Israel telah mencapai 20, menurut KAN.
Israel berada dalam siaga militer tinggi terhadap potensi serangan balasan dari Iran menyusul pembunuhan pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh bulan lalu di ibu kota Iran, Teheran, pada 31 Juli.
Meski Iran dan Hamas menuduh Israel melakukan pembunuhan Haniyeh, Israel belum mengonfirmasi atau menyangkal bertanggung jawab.
Sementara itu, kelompok Hizbullah Lebanon juga bersumpah akan melakukan pembalasan terhadap Israel setelah pembunuhan komandan seniornya, Fouad Shukr, dalam serangan udara di Beirut pada 30 Juli.
Sumber: Anadolu-OANA
Baca juga: Presiden Biden berharap Iran tunda serangan ke Israel jika gencatan Gaza tercapai
Baca juga: Tentara Israel kembali keluarkan perintah evakuasi di Kota Khan Younis, Jalur Gaza
Baca juga: Hizbullah dan Iran akan serang fasilitas militer Israel, menurut Jenderal Lebanon
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: American Airlines setop terbang dari dan ke Israel hingga April 2025
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Empat penerbangan internasional dari Denpasar tertunda usai Iran diserang
28 February 2026 22:28 WIB
Kemenhub: Operator menghentikan penerbangan perintis di Papua tak akan disanksi
18 February 2026 11:20 WIB
Asita NTT menyarankan rute penerbangan baru untuk perkuat kerja sama Sunda Kecil
31 January 2026 19:14 WIB
Penerbangan internasional di Bandara El Tari Kupang kembali mulai Februari 2026
16 January 2026 6:47 WIB
Angkasa Pura mulai alihkan empat maskapai rute domestik ke Terminal 1B Soetta
18 November 2025 8:05 WIB