Tetapi, cuaca panas di wilayah Aceh lebih dipengaruhi adanya bibit siklon 98B di Teluk Benggala yang juga membuat gelombang di perairan utara Sabang dapat mencapai 2,50 meter atau lebih.
BMKG mencatat, suhu di Stasiun Meteorologi Iskandar Muda Banda Aceh mencapai 35°C sejak dua hari terakhir, yakni 22-23 Oktober 2024. BMKG memprakirakan cuaca panas ini akan berlangsung hingga Sabtu (26/10) mendatang.
"Prakiraan cuaca untuk tiga hari ke depan masih berpotensi cuaca cerah dan cerah berawan untuk wilayah Banda Aceh," ujar Fitriana.
Sementara itu, Kepala Stasiun Klimatologi BMKG Aceh, Muhajir, menyampaikan musim hujan di Provinsi Aceh telah dimulai lebih awal di beberapa wilayah.
Pertama, di wilayah zona musim (ZOM) yang meliputi Aceh Tamiang, Langsa, dan Aceh Timur, mengalami awal musim hujan pada Mei 2024.
Adapun wilayah yang paling akhir memasuki musim hujan adalah ZOM 2 dan 3, meliputi Pidie Jaya, Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Utara, Banda Aceh, Sabang, dan Aceh Besar, yang diprakirakan akan memasuki musim hujan pada Oktober.
Dia menuturkan, fenomena cuaca panas di Banda Aceh saat musim hujan merupakan salah satu dampak dari anomali iklim yang membuat seringnya kejadian hujan ekstrem dan semakin sering kejadian hari tanpa hujan yang panjang.
"Maka dari itu kita perlu beradaptasi dengan prediksi model iklim yang sekarang yang dikeluarkan oleh BMKG," demikian Muhajir.*
Baca juga: BMKG peringatkan masyarakat NTT waspada bibit siklon tropis 96S
Baca juga: BMKG ingatkan ada bibit siklon di Laut Timor