Kupang (ANTARA) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah mulai melakukan penyortiran surat suara untuk Pemilu serentak 2019 di daerah itu.

"Surat suara sudah diterima dan sejak 9 Maret, petugas mulai melakukan penyortiran, sekaligus melipat surat suara," kata Juru Bicara Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lembata, Hermanus Tadon kepada Antara, Kamis (14/3).

Dia mengemukakan hal itu, berkaitan dengan logistik surat suara untuk Pemilu 2019, dan kemungkinan adanya kerusakan atau kekurangan surat suara untuk daerah itu.

Menurut dia, ada 50 petugas yang disiapkan KPU Lembata untuk melakukan penyortiran selama sekitar satu pekan.

Dia berharap, paling lambat pertengahan Maret 2019, semua logistik surat suara sudah selesai disortir dan dilipat, dan siap untuk didistribusikan ke desa-desa.

Mengenai kerusakan atau kekurangan, dia mengatakan, belum bisa menghitung jumlah surat suara yang rusak maupun kurang, karena proses penyortiran masih terus berlangsung.

Dia mengatakan, setelah selesai dilakukan penyortiran, KPU akan menghitung semua kekurangan logistik untuk dilaporkan ke KPU RI untuk proses pergantian.

Juru Bicara KPU Provinsi NTT, Yosafat Koli mengatakan, telah meminta seluruh jajaran KPU kabupaten/kota untuk segera melakukan penyortiran semua logistik yang diterima.

"Kami telah memberi penekanan bahwa, setelah menerima logistik agar segera melakukan penyortiran," katanya.

Percepatan penyortiran ini agar setiap logistik yang kurang bisa diajukan untuk segera diganti, kata Yosafat Koli. 

Baca juga: Proses seleksi komisioner KPU Sabu Raijua tetap dilanjutkan
Baca juga: Bupati harapkan komisoner KPU Sabu Raijua segera dibentuk
 

Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2024