Basarnas Kupang mulai Siaga Lebaran 2019
Senin, 27 Mei 2019 22:27 WIB
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Nusa Tenggara Timur, Emi Frieezer sedang melakukan pemeriksaan personil dalam apel siaga SAR angkutan lebaran 2019 di Kupang, Senin (27/5/2019). (ANTARA FOTO/Benny Jahang)
Kupang (ANTARA) - Basarnas Kupang mulai menggelar Siaga SAR dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1440 Hijriah yang berlangsung selama 17 hari mulai 28 Mei hingga 13 Juni 2019.
Operasi pengamanan SAR 2019 ditandai dengan apel Siaga SAR yang berlangsung di halaman Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kupang dipimpin Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Emi Frieezer, Senin (27/5).
Kepala Basarnas Kupang, Emi Frieezer mengatakan apel Siaga SAR bertujuan untuk mengecek kesiapsiagaan sumber daya manusia (Tim Rescue), Sarana SAR maupun peralatan SAR (SAR Darat, SAR Laut dan SAR Medis) akan siaga mulai 28 Mei hingga 13 Juni 2019.
Emi Frieezer mengatakan, kesiapsiagaan Basarnas Kupang untuk mendukung pelaksanaan arus mudik Lebaran 2019 guna terwujudnya pelayanan SAR yang cepat, tepat, aman dan handal.
"Siaga SAR yang dilakukan ini untuk mengantisipasi terjadi kecelakaan pesawat udara, kecelakaan kapal laut, bencana alam dan kondisi membahayakan jiwa selama berlangsungnya liburan dan arus mudik lebaran 2019," kata Frieezer.
Menurut dia, kesiapsiagaan SAR angkutan Lebaran tetap fokus pada penanganan kecelakaan sesuai dengan tugas pokok dari Basarnas dan melakukan upaya SAR terhadap potensi kecelakaan lainnya yang membutuhkan penanganan cepat.
Dia berharap anggota Basarnas di daerah untuk tetap menjaga sikap yang sopan, santun baik dalam berkordinasi dengan instansi terkait maupun dalam melaksanakan misi penyelamatan di lapangan.
"Ikuti prosedur yang ada dan tunjukkan bahwa kita bekerja secara profesional, disiplin tinggi dan jangan lupa bahwa keselamatan merupakan faktor yang penting dalam melaksanakan operasi penyelamatan," kata Friezeer.
Baca juga: Dibentuk tiga pos SAR angkutan Lebaran 2019
Baca juga: Basarnas Kupang selamatkan 15 awak KM Tanjung Jaya
Operasi pengamanan SAR 2019 ditandai dengan apel Siaga SAR yang berlangsung di halaman Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kupang dipimpin Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang Emi Frieezer, Senin (27/5).
Kepala Basarnas Kupang, Emi Frieezer mengatakan apel Siaga SAR bertujuan untuk mengecek kesiapsiagaan sumber daya manusia (Tim Rescue), Sarana SAR maupun peralatan SAR (SAR Darat, SAR Laut dan SAR Medis) akan siaga mulai 28 Mei hingga 13 Juni 2019.
Emi Frieezer mengatakan, kesiapsiagaan Basarnas Kupang untuk mendukung pelaksanaan arus mudik Lebaran 2019 guna terwujudnya pelayanan SAR yang cepat, tepat, aman dan handal.
"Siaga SAR yang dilakukan ini untuk mengantisipasi terjadi kecelakaan pesawat udara, kecelakaan kapal laut, bencana alam dan kondisi membahayakan jiwa selama berlangsungnya liburan dan arus mudik lebaran 2019," kata Frieezer.
Menurut dia, kesiapsiagaan SAR angkutan Lebaran tetap fokus pada penanganan kecelakaan sesuai dengan tugas pokok dari Basarnas dan melakukan upaya SAR terhadap potensi kecelakaan lainnya yang membutuhkan penanganan cepat.
Dia berharap anggota Basarnas di daerah untuk tetap menjaga sikap yang sopan, santun baik dalam berkordinasi dengan instansi terkait maupun dalam melaksanakan misi penyelamatan di lapangan.
"Ikuti prosedur yang ada dan tunjukkan bahwa kita bekerja secara profesional, disiplin tinggi dan jangan lupa bahwa keselamatan merupakan faktor yang penting dalam melaksanakan operasi penyelamatan," kata Friezeer.
Baca juga: Dibentuk tiga pos SAR angkutan Lebaran 2019
Baca juga: Basarnas Kupang selamatkan 15 awak KM Tanjung Jaya
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Basarnas: 6 korban kecelakaan pesawat ATR dalam proses evakuasi SAR gabungan
22 January 2026 16:20 WIB
Sembilan unit SAR menyisir bukit curam Bulusaraung guna mencari korban ATR
20 January 2026 11:51 WIB
Tim SAR tutup operasi pencarian satu WNA Spanyol yang hilang tenggelam di Labuan Bajo
10 January 2026 5:43 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Kemdiktisaintek resmikan 33 prodi spesialis demi mempercepat pemenuhan dokter,
13 February 2026 18:43 WIB
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Komisi X DPR meminta Kemendigdasmen revitalisasi sekolah daerah 3T jadi prioritas
13 February 2026 13:23 WIB
Undana hadirkan peta digital interaktif rumput laut berbasis AI bagi petani
12 February 2026 16:27 WIB
KPAI menemukan pencairan dana PIP kasus anak akhiri hidup di NTT terkendala teknis bank
11 February 2026 13:50 WIB