KM Nusa Kenari tenggelam karena kelebihan muatan
Sabtu, 15 Juni 2019 18:36 WIB
Tim Basarnas sedang mengevakuasi korban musibah KM Nusa Kenari di Tanjung Margeta, perairan Kabupaten Alor, NTT. (ANTARA FOTO/Dok.Basarnas)
Kupang (ANTARA) - Kapal Motor (KM) Nusa Kenari 02 yang mengalami musibah di perairan laut Tanjung Margeta, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (15/6) sekitar pukul 05.00 WITA diduga karena kelebihan muatan.
Kapal yang bertolak dari Pelabuhan Kalabahi pukul 01.30 wita tujuan Desa Mademang di Kecamatan Purnama itu, selain membawa puluhan penumpang, juga mengangkut semen dan beras.
Dalam pelayaran tersebut kapal membawa 800 sak beras ukuran 10 kg, semen 100 sak 40 kilo, seng 150 lembar dan BBM 10 jerigen.
Kapal tersebut diterjang gelombang dan kemasukan air dari kiri kanan kapal sehingga membuat kapal menjadi tidak stabil. Saat itu nahkoda berupaya mengarahkan kapal ke pantai.
Namun kapal tenggelam sekitar 200 meter dari bibir pantai di Tanjung Margeta. Kapal ditemukan kandas di koordinat 08 27'30.27" S
124 25'18.83 E.
Di kapal tersebut terdapat 4 orang anak buah kapal yakni nahkoda kapal Piterson Plaitukang (30), dan abk Yupiter Mukola (21), Luku Mlaikosa (22) dan Epenetus Kariplay (18).
Kepala Basarnas Maumere, I Putu Sudayana, mengatakan sementara ini jumlah penumpang di atas kapal kurang lebih 52 orang, penumpang yang selamat 45 orang, luka ringan 4 orang dan 2 orang meninggal dunia.
Sementara lima orang belum ditemukan yakni dewasa 2 orang terdiri dari dua dewasa dan tiga orang anak.
Baca juga: Dua meninggal dalam musibah KM Nusa Kenari di Alor
Baca juga: Semua tim dikerahkan ke lokasi tenggelamnya KM Nusa Kenari
Kapal yang bertolak dari Pelabuhan Kalabahi pukul 01.30 wita tujuan Desa Mademang di Kecamatan Purnama itu, selain membawa puluhan penumpang, juga mengangkut semen dan beras.
Dalam pelayaran tersebut kapal membawa 800 sak beras ukuran 10 kg, semen 100 sak 40 kilo, seng 150 lembar dan BBM 10 jerigen.
Kapal tersebut diterjang gelombang dan kemasukan air dari kiri kanan kapal sehingga membuat kapal menjadi tidak stabil. Saat itu nahkoda berupaya mengarahkan kapal ke pantai.
Namun kapal tenggelam sekitar 200 meter dari bibir pantai di Tanjung Margeta. Kapal ditemukan kandas di koordinat 08 27'30.27" S
124 25'18.83 E.
Di kapal tersebut terdapat 4 orang anak buah kapal yakni nahkoda kapal Piterson Plaitukang (30), dan abk Yupiter Mukola (21), Luku Mlaikosa (22) dan Epenetus Kariplay (18).
Kepala Basarnas Maumere, I Putu Sudayana, mengatakan sementara ini jumlah penumpang di atas kapal kurang lebih 52 orang, penumpang yang selamat 45 orang, luka ringan 4 orang dan 2 orang meninggal dunia.
Sementara lima orang belum ditemukan yakni dewasa 2 orang terdiri dari dua dewasa dan tiga orang anak.
Baca juga: Dua meninggal dalam musibah KM Nusa Kenari di Alor
Baca juga: Semua tim dikerahkan ke lokasi tenggelamnya KM Nusa Kenari
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
TNI AL menyiapkan kapal rumah sakit untuk pasukan perdamaian di Palestina
12 February 2026 15:41 WIB
Kapal Kantor Navigasi Kupang membantu distribusi BBM untuk PLTD di Rote Ndao
29 January 2026 5:36 WIB
The New York Times: Kapal induk USS Abraham Lincoln siap serang Iran dalam 1-2 hari
27 January 2026 13:41 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
MUI: Pemerintah Indonesia harus terapkan perlakuan setara soal sertifikasi halal
23 February 2026 13:09 WIB