Logo Header Antaranews Kupang

ASITA NTT dorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Kota Kupang

Jumat, 27 Februari 2026 22:08 WIB
Image Print
Arsip - Sebanyak 95 wisatawan mengunjungi Galeri Dekranasda Kota Kupang untuk membeli aneka cenderamata dari UMKM lokal sebelum berlanjut ke destinasi selanjutnya dalam tur wisata di Kupang, Selasa (24/2/2026). (ANTARA/Yoseph Boli Bataona)

Kupang, NTT (ANTARA) - Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Nusa Tenggara Timur (NTT) mendorong peningkatan kunjungan wisatawan ke Kota Kupang sebagai pintu masuk utama wisatawan mancanegara melalui kolaborasi bersama travel agent asosiasi.

“ASITA NTT siap berkontribusi untuk ikut meningkatkan kunjungan wisman melalui promosi pariwisata dengan jejaring travel agent internasional,” kata Ketua ASITA NTT Oyan Kristian di Kupang, Jumat.

Ia menjelaskan fokus pariwisata NTT selama 10 tahun terakhir lebih banyak tertuju ke Labuan Bajo, sehingga Kupang maupun sejumlah daerah lainnya kurang mendapat perhatian.

“Kupang harus kembali menjadi salah satu pintu masuk NTT, terutama seiring rencana pembukaan rute internasional Darwin-Kupang,” katanya.

Menurut dia, hal ini penting karena pada saat yang sama Labuan Bajo sudah mulai menghadapi persoalan over-tourism, sehingga perlu ada alternatif pintu masuk yang lain.

Oleh karena itu, Kupang sebagai ibu kota provinsi perlu mengambil peran strategis agar terjadi menjadi pintu masuk utama, selain karena memiliki konektivitas penerbangan harian yang lancar ke berbagai daerah di NTT.

Berdasarkan Data Dinas Pariwisata Kota Kupang, kunjungan wisatawan ke ibu kota NTT itu pada 2025 mencapai 291.803 orang, meningkat dibandingkan tahun 2024 yang berjumlah 270.161 orang.

Oyan mengatakan travel agent memiliki peran kunci dalam memperkenalkan destinasi kepada wisatawan.

Ia menjelaskan strategi ASITA NTT menekankan promosi business-to-business (B2B) melalui travel agent, bukan sekadar penyebaran brosur, agar produk wisata NTT dapat dikenal luas dan dijual kepada klien internasional.

Sebelumnya, Selasa (24/2) Kota Kupang mendapat kunjungan sekitar 600 wisman menggunakan kapal pesiar MS Riviera Oceania yang bersandar di Pelabuhan Tenau Kupang, dengan fasilitasi travel agent anggota ASITA NTT.

Dia mengatakan kunjungan tersebut turut menjadi momentum bersama lintas sektor dalam meningkatkan promosi destinasi sekaligus kualitas infrastruktur pariwisata di Kupang.

“Pemerintah perlu menyiapkan infrastruktur dan regulasi yang mendukung, sementara ASITA NTT bertugas menjual dan mempromosikan destinasi secara profesional,” kata Oyan.

Menurut dia, wisata alam belum menjadi menjadi destinasi unggulan di Kupang, sehingga perlu fokus pada alternatif seperti event wisata kretif atau atraksi kebudayaan.

Namun, di sisi lain, Kupang memiliki potensi menjadi destinasi event Meeting, Incentive, Convention, Event (MICE).

“Dengan fasilitas hotel yang ada, ASITA bisa mendorong penyelenggaraan banyak event, termasuk pertemuan profesional seperti persatuan dokter se-Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menginformasikan pada awal Maret 2026, ASITA NTT akan melaksanakan sarasehan pariwisata di Kota Kupang bersama pemimpin daerah serta pemangku kepentingan dan mitra lintas sektor guna membahas pengembangan pariwisata NTT.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026