45 penumpang KM Nusa Kenari berhasil diselamatkan
Sabtu, 15 Juni 2019 18:59 WIB
Petugas SAR Alor mengevakuasi korban kecelakaan KM Nusa Kenari 02 di Tanjung Margeta, Kabupaten Alor, Sabtu (15/6/2019). (ANTARA FOTO/Dok.Basarnas Maumere)
Kupang (ANTARA) - Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) berhasil menyelamatkan 45 dari 52 penumpang KM Nusa Kenari 02 yang tenggelam di Tanjung Margeta, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/6).
"Jumlah penumpang Kapal Motor Nusa Kenari sebanyak 52 orang, sedangkan yang berhasil diselamatkan dalam peristiwa ini sebanyak 45 orang," kata petugas SAR Alor, Hamka, ketika dihubungi Antara dari Kupang, Sabtu (15/6).
Dua penumpang kapal yang naas itu sebelumnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Tim SAR gabungan yang meliputi aparat Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Syahbandar Kalabahi, serta pemerintah daerah, menurut dia, masih melanjutkan upaya untuk menemukan lima penumpang KM Nusa Kenari yang belum ditemukan.
"Kami masih melakukan pencarian terhadap lima korban yang belum ditemukan itu. Pencarian masih difokuskan di lokasi kejadian," kata Hamka.
Ia mengatakan KM Nusa Kenari 02 yang dinakhodai oleh Piterson P (30) mengalami kecelakaan dalam perjalanan dari Kalabahi, ibu kota Kalabahi menuju Pureman.
Menurut dia, angin kencang yang menerjang perairan di Tanjung Margeta, sekitar 30 mil laut dari Kota Kalabahi, yang arusnya sangat kuat dan gelombangnya cukup tinggi.
Baca juga: KM Nusa Kenari tenggelam karena kelebihan muatan
Baca juga: Dua meninggal dalam musibah KM Nusa Kenari di Alor
"Jumlah penumpang Kapal Motor Nusa Kenari sebanyak 52 orang, sedangkan yang berhasil diselamatkan dalam peristiwa ini sebanyak 45 orang," kata petugas SAR Alor, Hamka, ketika dihubungi Antara dari Kupang, Sabtu (15/6).
Dua penumpang kapal yang naas itu sebelumnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Tim SAR gabungan yang meliputi aparat Kepolisian, TNI, Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Syahbandar Kalabahi, serta pemerintah daerah, menurut dia, masih melanjutkan upaya untuk menemukan lima penumpang KM Nusa Kenari yang belum ditemukan.
"Kami masih melakukan pencarian terhadap lima korban yang belum ditemukan itu. Pencarian masih difokuskan di lokasi kejadian," kata Hamka.
Ia mengatakan KM Nusa Kenari 02 yang dinakhodai oleh Piterson P (30) mengalami kecelakaan dalam perjalanan dari Kalabahi, ibu kota Kalabahi menuju Pureman.
Menurut dia, angin kencang yang menerjang perairan di Tanjung Margeta, sekitar 30 mil laut dari Kota Kalabahi, yang arusnya sangat kuat dan gelombangnya cukup tinggi.
Baca juga: KM Nusa Kenari tenggelam karena kelebihan muatan
Baca juga: Dua meninggal dalam musibah KM Nusa Kenari di Alor
Pewarta : Benediktus Jahang
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Danantara umumkan rencana investasi di Labuan Bajo dorong wisata dan ekonomi lokal
31 March 2026 15:30 WIB
DJP: 74.556 wajib pajak di NTT sudah melaporkan SPT Tahunan hingga Februari 2026
26 March 2026 15:51 WIB
Posko: Selama arus mudik sebanyak 24.617 pemudik melintas melalui Pelabuhan Tenau NTT
23 March 2026 22:15 WIB
DJP Nusa Tenggara: Realisasi penerimaan pajak di NTT mencapai Rp2,52 triliun pada 2025
27 January 2026 15:11 WIB