Tibo Monabesa juara dunia tinju versi IBO
Senin, 8 Juli 2019 5:23 WIB
Wasit dari Australia Gary Ingraham mengangkat tangan petinju Indonesia Tibo Monabesa usai diumumkan oleh para hakim siapa pemenang dalam tinju versi IBO kelas terbang di Kupang, Minggu (7/7/2019). (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)
Kupang (ANTARA) - Petinju Indonesia Tibo Monabesa berhasil menjadi juara dunia kelas terbang versi Internasional Boxing Organization (IBO) setelah mengalahkan Omari Kimwen, petinju dari Australia dalam laga yang berlangsung 12 ronde penuh di GOR Oepoi Kupang, NTT, Minggu (7/7) malam.
Tiga hakim yang menilai, semuanya mengunggulkan Tibo. Hakim Jerrold Tomeldan memberi nilai 114-113, hakim Kriangsak Thonghong 116-111 dan hakim Cherdchai Srirat 118-110.
Laga yang dipimpin wasit Asutralia Gary Ingraham dan disaksikan langsung Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi didampingi Gubernur NTT Viktor B. Laiskodat berlangsung seru sejak ronde pertama
Kedua petinju menunjukkan kemampuan masing-masing agar bisa mendapatkan pukulan yang telak. Di hadapan pendukungnya pada ronde kedua Tibo terkena pukulan keras dari Omari sehingga pelipis kirinya berdarah.
Omari hanya unggul di ronde-ronde awal lewat teknik boxernya yang lincah, serta pukulan jab dan kombinasi yang cepat.
Baca juga: Tibo yakin raih gelar juara dunia tinju versi IBO
Namun beberapa kali Omari juga mendapatkan pukulan keras serta jab-jab ringan dari Tibo. Memasuki ronde ke 7 Tibo justru semakin bersemangat.
Beberapa pukulan kerasnya menghantam pelipis kiri dari Omari sehingga mengakibatkan pendarahan. Dukungan dari masyarakat NTT yang datang menonton langsung mengakibatkan semangat Tibo semakin mengebu-gebu.
"Pada ronde kedua saya memang sudah banyak darah di pelipis. Tetapi di dalam benak saya, adalah hanya ingin menjadi juara dunia," tutur Tibo.
Masyarakat NTT yang hadir menyaksikan pertandingan, membuat Tibo tambah bersemangat untuk mempersembahkan gelar juara dunia bagi Indonesia, khususnya bagi masyarakat NTT.
Baca juga: Pertarungan tinju antara Tibo vs Omari seimbang
Baca juga: Menpora berharap tinju di Kupang hasilkan Chris John baru
Tiga hakim yang menilai, semuanya mengunggulkan Tibo. Hakim Jerrold Tomeldan memberi nilai 114-113, hakim Kriangsak Thonghong 116-111 dan hakim Cherdchai Srirat 118-110.
Laga yang dipimpin wasit Asutralia Gary Ingraham dan disaksikan langsung Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi didampingi Gubernur NTT Viktor B. Laiskodat berlangsung seru sejak ronde pertama
Kedua petinju menunjukkan kemampuan masing-masing agar bisa mendapatkan pukulan yang telak. Di hadapan pendukungnya pada ronde kedua Tibo terkena pukulan keras dari Omari sehingga pelipis kirinya berdarah.
Omari hanya unggul di ronde-ronde awal lewat teknik boxernya yang lincah, serta pukulan jab dan kombinasi yang cepat.
Baca juga: Tibo yakin raih gelar juara dunia tinju versi IBO
Namun beberapa kali Omari juga mendapatkan pukulan keras serta jab-jab ringan dari Tibo. Memasuki ronde ke 7 Tibo justru semakin bersemangat.
Beberapa pukulan kerasnya menghantam pelipis kiri dari Omari sehingga mengakibatkan pendarahan. Dukungan dari masyarakat NTT yang datang menonton langsung mengakibatkan semangat Tibo semakin mengebu-gebu.
"Pada ronde kedua saya memang sudah banyak darah di pelipis. Tetapi di dalam benak saya, adalah hanya ingin menjadi juara dunia," tutur Tibo.
Masyarakat NTT yang hadir menyaksikan pertandingan, membuat Tibo tambah bersemangat untuk mempersembahkan gelar juara dunia bagi Indonesia, khususnya bagi masyarakat NTT.
Baca juga: Pertarungan tinju antara Tibo vs Omari seimbang
Baca juga: Menpora berharap tinju di Kupang hasilkan Chris John baru
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gubernur NTT menegaskan proses hukum pihak memanipulasi data warga miskin
13 February 2026 18:36 WIB
Figueroa pukul KO Nick Ball di ronde terakhir untuk merebut juara dunia WBA
09 February 2026 9:03 WIB
Tim juara dunia barongsai Kong Ha Hong akan tampil di acara perayaan Imlek nasional
04 February 2026 6:34 WIB
Prabowo mengingatkan ancaman Perang Dunia III saat berada di Rakornas 2026
02 February 2026 14:58 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Kemdiktisaintek resmikan 33 prodi spesialis demi mempercepat pemenuhan dokter,
13 February 2026 18:43 WIB
Pemerintah menyiapkan beasiswa bagi dokter yang ambil spesialis di Undana
13 February 2026 17:00 WIB
Komisi X DPR meminta Kemendigdasmen revitalisasi sekolah daerah 3T jadi prioritas
13 February 2026 13:23 WIB