Ibu Mufidah berdialog dengan ratusan perajin NTT
Rabu, 28 Agustus 2019 13:59 WIB
Ketua Dewan Kerajinan Rakyat Nasional (Dekranas) Hj Mufidah Jusuf Kalla (kedua kanan) saat berdialog bersama ratusan perajin di Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam kunjungannya ke Kota Kupang, Rabu (28/8/2019) (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)
Kupang (ANTARA) - Ketua Dewan Kerajinan Rakyat Nasional (Dekranas) Mufidah Jusuf Kalla berdialog dengan ratusan perajin di Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam kunjungannya ke Kota Kupang, Rabu (28/8).
Sebagaimana pantauan ANTARA, Mufidah Jusuf Kalla tiba di lokasi kegiatan yang dipusatkan di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT di Jl Eltari, Kota Kupang, sekitar Pukul 10.45 Wita untuk menggelar dialog yang berlangsung sekitar dua jam.
Istri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla itu didampingi sejumlah pengurus dekranas beserta Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi mewakili unsur pemerintah daerah setempat.
"Kunjungan ibu Mufidah Jusuf Kalla ini sangat berarti bagi keberlanjutan kerajinan rakyat di NTT untuk semakin dikenal masyarakat luas," kata Ketua Dekranas Daerah (Dekrandasda) Provinsi NTT Julie Sutrisno Laiskodat dalam sambutannya.
Ia mengatakan, dialog bersama ini menjadi kesempatan berharga bagi para perajin di NTT untuk bertanya dan mendapatkan berbagai informasi terkait usaha kerajinan yang digeluti.
Baca juga: Pasar Pengrajin Tenun Ikat
Julie juga meminta dukungan dari Dekranas untuk membantu mengangkat berbagai produk kerajinan tangan masyarakat NTT terutama tenun ikat agar semakin mendunia.
Kegiatan dialog diisi dengan saling tanya jawab antara Ketua Dekranas bersama jajaran pengurus dengan para perajin maupun unsur pemerintah serta Dekranasda di daerah setempat.
Di akhir kunjungannya, Mufidah Jusuf Kalla juga mengunjungi sejumlah stan produk kerajinan tangan seperti tenun ikat, tas dari anyaman daun lontar, lukisan kayu, dan lainnya yang dihadirkan di lokasi kegiatan.
Hadir dalam kegiatan dialog tersebut seluruh ketua dan wakil Dekranasda dari 22 kabupaten/kota se-NTT, unsur Forkopimda provinsi dan Kota Kupang, serta ratusan perajin di daerah setempat.
Sebagaimana pantauan ANTARA, Mufidah Jusuf Kalla tiba di lokasi kegiatan yang dipusatkan di Aula Rumah Jabatan Gubernur NTT di Jl Eltari, Kota Kupang, sekitar Pukul 10.45 Wita untuk menggelar dialog yang berlangsung sekitar dua jam.
Istri Wakil Presiden RI Jusuf Kalla itu didampingi sejumlah pengurus dekranas beserta Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi mewakili unsur pemerintah daerah setempat.
"Kunjungan ibu Mufidah Jusuf Kalla ini sangat berarti bagi keberlanjutan kerajinan rakyat di NTT untuk semakin dikenal masyarakat luas," kata Ketua Dekranas Daerah (Dekrandasda) Provinsi NTT Julie Sutrisno Laiskodat dalam sambutannya.
Ia mengatakan, dialog bersama ini menjadi kesempatan berharga bagi para perajin di NTT untuk bertanya dan mendapatkan berbagai informasi terkait usaha kerajinan yang digeluti.
Baca juga: Pasar Pengrajin Tenun Ikat
Julie juga meminta dukungan dari Dekranas untuk membantu mengangkat berbagai produk kerajinan tangan masyarakat NTT terutama tenun ikat agar semakin mendunia.
Kegiatan dialog diisi dengan saling tanya jawab antara Ketua Dekranas bersama jajaran pengurus dengan para perajin maupun unsur pemerintah serta Dekranasda di daerah setempat.
Di akhir kunjungannya, Mufidah Jusuf Kalla juga mengunjungi sejumlah stan produk kerajinan tangan seperti tenun ikat, tas dari anyaman daun lontar, lukisan kayu, dan lainnya yang dihadirkan di lokasi kegiatan.
Hadir dalam kegiatan dialog tersebut seluruh ketua dan wakil Dekranasda dari 22 kabupaten/kota se-NTT, unsur Forkopimda provinsi dan Kota Kupang, serta ratusan perajin di daerah setempat.
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ketua Umum Dekranas mengharapkan PKW ciptakan wirausaha baru tenun di NTT
17 October 2021 18:12 WIB, 2021
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
378 pendaftar lolos seleksi administrasi calon anggota KIP periode 2026--2030
27 January 2026 8:35 WIB
Wamenkomdigi: ANTARA berperan penting dalam mempublikasikan program pemerintah
20 January 2026 20:31 WIB
Kemenag mengalokasikan anggaran KIP Kuliah Rp1,6 triliun bagi mahasiswa PTKN
19 January 2026 13:13 WIB