Karhutlah di Ile Mandiri sudah reda
Kamis, 19 September 2019 8:19 WIB
Salah titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ile Mandiri, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur yang berhasil dipadamkan. (ANTARA FOTO/istimewa)
Kupang (ANTARA) - Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli mengemukakan kebakaran hutan dan lahan (karhutlah) yang melanda kawasan Gunung Ile Mandiri di Larantuka, ujung timur Pulau Flores, hingga saat ini sudah mulai reda.
“Karhutlah di kawasan Ile Mandiri sudah mereda, tinggal sedikit titik api di perbukitan sekitar Lebao di dekat Kota Larantuka,” katanya kepada ANTARA ketika dihubungi dari Kupang, Rabu (18/9).
Dia mengatakan, terhadap titik kebakaran yang masih terjadi, sedang dilakukan pemadaman bersama antara dinas terkait dari pemerintah dengan masyarakat dan personel TNI-Polri Flores Timur.
Dia menjelaskan, hingga Selasa (17/9), kobaran api masih merembet cukup luas mencapai puluhan hektare. Namun, upaya pemadaman dilakukan secara masif melibatkan berbagai komponen berhasil memadamkan sebagian besar titik api. Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Ile Mandiri, Kabupatern Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Senin (16/9/2019) malam. (ANTARA FOTO/HO-Roland Tuanaen) “Saya sendiri juga sudah pimpinan langsung bersama ratusan ASN ke lokasi untuk melakukan pemadaman,” katanya sambil menambahkan bahwa upaya pemadaman tersebut diharapkan segera berakhir.”
Agustinus mengatakan, dirinya sudah mengimbau kembali para aparat pemerintah tingkat kecamatan dan masyarakat di sekitar Gunung Ile Mandiri untuk mencegah munculnya persitiwa yang sama.
Menurutnya, kawasan hutan di Gunung Ile Mandiri memiliki peran strategis dalam mencegah bencana banjir maupun tanah longsor yang sewaktu-waktu menerjang wilayah Kota Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur.
Untuk itu ia mengingatkan semua pihak agar jangan menganggap sepele peristiwa karhutla ini yang berdampak buruk pada ekosistem hutan. “Sekarang untuk pemulihan akibat karhutla masih butuh waktu yang lama meski satu atau dua bulan ke depan ketika memasuki musim hujan," katanya. Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli (kiri) bersama para aparatur sipil negara membantu personel TNI-Polri setempat memadamkan api akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Ile Mandiri pada Selasa (17/9). (ANTARA FOTO/Istimewa)
“Karhutlah di kawasan Ile Mandiri sudah mereda, tinggal sedikit titik api di perbukitan sekitar Lebao di dekat Kota Larantuka,” katanya kepada ANTARA ketika dihubungi dari Kupang, Rabu (18/9).
Dia mengatakan, terhadap titik kebakaran yang masih terjadi, sedang dilakukan pemadaman bersama antara dinas terkait dari pemerintah dengan masyarakat dan personel TNI-Polri Flores Timur.
Dia menjelaskan, hingga Selasa (17/9), kobaran api masih merembet cukup luas mencapai puluhan hektare. Namun, upaya pemadaman dilakukan secara masif melibatkan berbagai komponen berhasil memadamkan sebagian besar titik api. Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Ile Mandiri, Kabupatern Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Senin (16/9/2019) malam. (ANTARA FOTO/HO-Roland Tuanaen) “Saya sendiri juga sudah pimpinan langsung bersama ratusan ASN ke lokasi untuk melakukan pemadaman,” katanya sambil menambahkan bahwa upaya pemadaman tersebut diharapkan segera berakhir.”
Agustinus mengatakan, dirinya sudah mengimbau kembali para aparat pemerintah tingkat kecamatan dan masyarakat di sekitar Gunung Ile Mandiri untuk mencegah munculnya persitiwa yang sama.
Menurutnya, kawasan hutan di Gunung Ile Mandiri memiliki peran strategis dalam mencegah bencana banjir maupun tanah longsor yang sewaktu-waktu menerjang wilayah Kota Larantuka, ibu kota Kabupaten Flores Timur.
Untuk itu ia mengingatkan semua pihak agar jangan menganggap sepele peristiwa karhutla ini yang berdampak buruk pada ekosistem hutan. “Sekarang untuk pemulihan akibat karhutla masih butuh waktu yang lama meski satu atau dua bulan ke depan ketika memasuki musim hujan," katanya. Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli (kiri) bersama para aparatur sipil negara membantu personel TNI-Polri setempat memadamkan api akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Gunung Ile Mandiri pada Selasa (17/9). (ANTARA FOTO/Istimewa)
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Gunung Ili Lewotolok di Lembata meletus lontarkan api pijar 300 meter dari puncak
27 February 2026 3:06 WIB
Basarnas: 6 korban kecelakaan pesawat ATR dalam proses evakuasi SAR gabungan
22 January 2026 16:20 WIB
KNKT: Pesawat ATR pecah berhamburan usai terhambur menabrak Gunung Bulusaraung
19 January 2026 6:53 WIB
Badan Geologi: Dinding kawah Gunung Kelimutu longsor akibat curah hujan tinggi
12 January 2026 18:19 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
BP Jamsostek menyerahkan santunan Rp1,7 miliar kepada ahli waris pesawat jatuh
10 March 2026 13:30 WIB