Kupang (ANTARA) - Sebanyak 1.394 warga Nusa Tenggara Timur (NTT) mengikuti seleksi panitia pengawas kecamatan (panwascam) di sembilan kabupaten yang akan melaksanakan pemilihan bupati dan wakil bupati pada 2020.

"Para peserta ini akan memperebutkan 354 formasi untuk menjadi pengawas pemilu pada Pilkada Serentak 2020 di sembilan kabupaten se-NTT," kata Jemris Fointuna, Koordinator Divisi Hubungan Kelembagaan dan Hubungan Lembaga Bawaslu Provinsi NTT di Kupang, Jumat (13/12).

Ia menyebutkan sembilan kabupaten yang akan menggelar pilkada serentak pada 2020 adalah Kabupaten Belu, Malaka, TTU, Sabu Raijua, Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Timur. Peserta tes anggota Panwascam Malaka sedang mengikuti ujian tertulis. (ANTARA/HO-Bawaslu Provinsi NTT)
"Pagi ini Bawaslu melakukan tes tertulis bagi calon anggota panwascam di sembilan kabupaten yang melaksanakan pemilihan bupati dan wakil bupati," katanya.

Tes dengan sistim CAT dilaksanakan serentak pada kabupaten yang menggelar pilkada dan dilanjutkan dengan sesi wawancara. Petugas panwascam ini akan ditempatkan pada setiap kecamatan dengan masing-masing kecamatan tiga orang
.
"Jumlah kecamatan di sembilan kabupaten sebanyak 118 kecamatan. Dengan demikian, panwascam yang akan direkut sebanyak 354 orang," katanya.

Sesuai dengan tahapan, petugas panwascam ini akan dilantik di akhir Desember 2019 sehingga mulai awal Januari 2020 mereka sudah bisa aktif melakukan pengawasan di lapangan. 

Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2024