8.000 unit tempat tidur untuk peserta Pesparani 2020
Selasa, 18 Februari 2020 14:08 WIB
Ketua Pelaksana Pesparani Katolik Nasional ke-II tahun 2020, Sinun Petrus Manuk, saat memberikan sambutan dalam acara peluncuran logo dan mars Pesparani Nasional 2020 di Kota Kupang, Rabu (12/2/2020) (ANTARA FOTO/Aloysius Lewokeda)
Kupang (ANTARA) - Ketua Pelaksana Pesparani Katolik Nasional II 2020, Sinun Petrus Manuk mengemukakan pihaknya telah menyiapkan sedikitnya 8.000 unit tempat tidur untuk peserta Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional 2020 yang akan digelar di Kota Kupang pada Oktober 2020.
"Ribuan kamar tidur yang disiapkan itu antara lain menyebar di hotel-hotel berbintang dan melati serta homestay yang ada di Kota Kupang," kata Sinun Petrus di Kupang, Selasa (18/2), terkait kesiapan fasilitas penginapan untuk mendukung pelaksanaan Pesparani Katolik Nasional II 2020.
Dia mengatakan, pihaknya juga menyiapkan fasilitas tempat tidur milik pemerintah daerah, mengingat jumlah peserta Pesparani Nasional yang datang diperkirakan mencapai lebih dari 10.000 orang.
"Fasilitas seperti Balai Diklat Dinas Kesehatan NTT, Bapelkes, Gedung Pramuka, dan lainnya sedang kami koordinasikan agar bisa dimanfaatkan dalam kondisi yang layak," katanya.
Dia menjelaskan komponen pengeluaran yang paling besar untuk ajang Pesparani Nasional yakni akomodasi bagi para peserta terutama hotel.
Baca juga: Pesparani Nasional 2020, NTT target juara umum
Baca juga: Jadi tuan rumah Pesparani Nasional 2020, Kota Kupang mulai berbenah
Jika seluruh peserta Pesparani Nasional yang datang lengkap, lanjut dia, maka penyelenggara kegiatan akan menanggung biaya untuk 8.840 orang yang menginap di Kota Kupang selama delapan hari.
"Jadi paling besar ada di urusan akomodasi, selain itu kami juga menanggung kebutuhan makan-minum para peserta pada siang dan malam," katanya.
Dia mengatakan kebutuhan transportasi para peserta selama berada di Kota Kupang juga menjadi tanggung jawab penyelenggara kegiatan.
Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyaraka Desa (PMD) Provinsi NTT itu mengatakan untuk persiapan kebutuhan penginapan yang cukup banyak ini, pihaknya telah meminta Dinas Pariwisata NTT berkoordinasi dengan pengelola hotel.
"Termasuk juga untuk memesan kamar-kamar VVIP di hotel-hotel bagi para pejabat karena kita juga mengundang Bapak Presiden Joko Widodo maupun para menteri serta pejabat dari pusat untuk hadir," katanya.
Dia menambahkan, pihaknya terus berupaya melakukan persiapan secara maskimal untuk menyukseskan ajang akbar tersebut sehingga bisa memberikan kesan positif dan selalu dikenang para peserta yang datang dari berbagai provinsi di Tanah Air.
Baca juga: Uskup: Pesparani ajang memupuk persaudaraan
Baca juga: Pesparani Katolik Nasional membawa berkah bagi NTT
"Ribuan kamar tidur yang disiapkan itu antara lain menyebar di hotel-hotel berbintang dan melati serta homestay yang ada di Kota Kupang," kata Sinun Petrus di Kupang, Selasa (18/2), terkait kesiapan fasilitas penginapan untuk mendukung pelaksanaan Pesparani Katolik Nasional II 2020.
Dia mengatakan, pihaknya juga menyiapkan fasilitas tempat tidur milik pemerintah daerah, mengingat jumlah peserta Pesparani Nasional yang datang diperkirakan mencapai lebih dari 10.000 orang.
"Fasilitas seperti Balai Diklat Dinas Kesehatan NTT, Bapelkes, Gedung Pramuka, dan lainnya sedang kami koordinasikan agar bisa dimanfaatkan dalam kondisi yang layak," katanya.
Dia menjelaskan komponen pengeluaran yang paling besar untuk ajang Pesparani Nasional yakni akomodasi bagi para peserta terutama hotel.
Baca juga: Pesparani Nasional 2020, NTT target juara umum
Baca juga: Jadi tuan rumah Pesparani Nasional 2020, Kota Kupang mulai berbenah
Jika seluruh peserta Pesparani Nasional yang datang lengkap, lanjut dia, maka penyelenggara kegiatan akan menanggung biaya untuk 8.840 orang yang menginap di Kota Kupang selama delapan hari.
"Jadi paling besar ada di urusan akomodasi, selain itu kami juga menanggung kebutuhan makan-minum para peserta pada siang dan malam," katanya.
Dia mengatakan kebutuhan transportasi para peserta selama berada di Kota Kupang juga menjadi tanggung jawab penyelenggara kegiatan.
Mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyaraka Desa (PMD) Provinsi NTT itu mengatakan untuk persiapan kebutuhan penginapan yang cukup banyak ini, pihaknya telah meminta Dinas Pariwisata NTT berkoordinasi dengan pengelola hotel.
"Termasuk juga untuk memesan kamar-kamar VVIP di hotel-hotel bagi para pejabat karena kita juga mengundang Bapak Presiden Joko Widodo maupun para menteri serta pejabat dari pusat untuk hadir," katanya.
Dia menambahkan, pihaknya terus berupaya melakukan persiapan secara maskimal untuk menyukseskan ajang akbar tersebut sehingga bisa memberikan kesan positif dan selalu dikenang para peserta yang datang dari berbagai provinsi di Tanah Air.
Baca juga: Uskup: Pesparani ajang memupuk persaudaraan
Baca juga: Pesparani Katolik Nasional membawa berkah bagi NTT
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Laurensius Molan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
MBG telah menjangkau 27 ribu SPPG dengan serapan anggaran capai Rp60 triliun
20 April 2026 14:00 WIB
Mentan menjamin ketersediaan stok beras nasional di tengah ancaman Godzilla El Nino
14 April 2026 14:41 WIB
PM terpilih Hungaria Peter Magyar, akan fokus pada kerja sama EU, reformasi negara
14 April 2026 8:43 WIB
Menaker mengusulkan kuota Magang Nasional 2026 naik menjadi 150 ribu peserta
09 April 2026 15:25 WIB
Wapres sebut pemerintah dukung Pawai Paskah GMIT masuk agenda nasional wisata rohani
06 April 2026 11:53 WIB
Terpopuler - Kesra
Lihat Juga
Sebanyak 391 calon haji Indonesia kloter pertama diberangkatkan ke Tanah Suci
22 April 2026 6:59 WIB