Demokrat di NTT solid dukung kepemimpinan Ketua Umum AHY
Jumat, 5 Maret 2021 16:27 WIB
Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Ferdinandus Leu (ANTARA/Bernadus Tokan)
Kupang (ANTARA) - Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Ferdinandus Leu memastikan seluruh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) dan kader solid mendukung partai di bawah kepemimpinan Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
"Kami pastikan bahwa seluruh Ketua DPC yang ada di 22 kabupaten/kota solid dan tegak lurus dengan kepemimpinan AHY. Seluruh Ketua DPC sudah menandatangani pernyataan loyalitas dan kebulatan tekad mendukung AHY," kata Ferdinandus Leu kepada ANTARA di Kupang, Jumat (4/3).
Para ketua partai juga telah menandatangani surat bahwa tidak memberikan mandat kepada siapapun untuk mewakili DPC-DPC untuk mengikuti KLB, katanya terkait sikap Partai Demokrat NTT terhadap pelaksanaan KLB.
"Jadi kami NTT tetap menolak KLB dan tidak ikut serta dalam KLB," kata aktivis LSM itu.
Baca juga: Kepala staf kpresidenan terpilih jadi Ketum Demokrat versi KLB
Baca juga: Survei NI: Elektabilitas Demokrat-PKS-PSI naik PDIP anjlok
Menurut dia, berdasarkan hasil pantauan, selama satu bulan terakhir, ada utusan yang dikirim ke NTT dan coba mendekati para Ketua dan pengurus DPC, tetapi tidak ada yang mau mendukung KLB.
Utusan tersebut kemudian mencoba mendekati beberapa mantan pengurus (mantan Ketua/Sek DPC).
"Dari para mantan yang didekati, kami mendapat laporan ada beberapa yang respon dan bersedia mendukung, tapi sejauh pantauan kami, hingga saat ini dari NTT tidak ada yang hadir di Sumut untuk mengikuti KLB," katanya menjelaskan.
"Kami pastikan bahwa seluruh Ketua DPC yang ada di 22 kabupaten/kota solid dan tegak lurus dengan kepemimpinan AHY. Seluruh Ketua DPC sudah menandatangani pernyataan loyalitas dan kebulatan tekad mendukung AHY," kata Ferdinandus Leu kepada ANTARA di Kupang, Jumat (4/3).
Para ketua partai juga telah menandatangani surat bahwa tidak memberikan mandat kepada siapapun untuk mewakili DPC-DPC untuk mengikuti KLB, katanya terkait sikap Partai Demokrat NTT terhadap pelaksanaan KLB.
"Jadi kami NTT tetap menolak KLB dan tidak ikut serta dalam KLB," kata aktivis LSM itu.
Baca juga: Kepala staf kpresidenan terpilih jadi Ketum Demokrat versi KLB
Baca juga: Survei NI: Elektabilitas Demokrat-PKS-PSI naik PDIP anjlok
Menurut dia, berdasarkan hasil pantauan, selama satu bulan terakhir, ada utusan yang dikirim ke NTT dan coba mendekati para Ketua dan pengurus DPC, tetapi tidak ada yang mau mendukung KLB.
Utusan tersebut kemudian mencoba mendekati beberapa mantan pengurus (mantan Ketua/Sek DPC).
"Dari para mantan yang didekati, kami mendapat laporan ada beberapa yang respon dan bersedia mendukung, tapi sejauh pantauan kami, hingga saat ini dari NTT tidak ada yang hadir di Sumut untuk mengikuti KLB," katanya menjelaskan.
Pewarta : Bernadus Tokan
Editor : Kornelis Aloysius Ileama Kaha
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Undana dan GMIT kolaborasi perkuat ketahanan pangan dan pendidikan di NTT
09 February 2026 19:20 WIB
Cerita bahagia dari Kupang-NTT: Saat loyalitas pelanggan dan outlet berbuah apresiasi
09 February 2026 14:12 WIB
KONI NTT diminta serius memperhatikan pembinaan cabang olahraga Olimpiade
08 February 2026 21:37 WIB
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
Dirut Dana Syariah Indonesia Taufiq Aljufri sampaikan permintaan maaf usai jadi tersangka
09 February 2026 15:14 WIB
KPK menindaklanjuti laporan masyarakat soal dugaan korupsi Gubernur Jambi Al Haris
09 February 2026 15:10 WIB
Prabowo menyoroti prioritas keamanan hadapi geopolitik saat Rapim TNI-Polri
09 February 2026 15:09 WIB
Ketua MA: Hakim terjaring OTT KPK mencederai keluhuran harkat dan martabat
09 February 2026 13:53 WIB