Penangkapan terduga teroris di Merauke jadi 13 orang
Rabu, 2 Juni 2021 17:42 WIB
Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji. (ANTARA/Evarukdijati)
Jayapura (ANTARA) - Operasi Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror terhadap pengungkapan dan penangkapan sejumlah terduga sel jaringan terorisme di Merauke, Papua, terus bertambah menjadi 13 orang
Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji kepada Antara, Rabu, (2/6) mengakui, jumlah teroris yang ditangkap saat ini 13 orang, dan kemungkinan masih bertambah.
Selain menangkap 13 orang teroris, Densus 88 juga mengamankan berbagai barang bukti.
"Untuk sementara yang bisa saya sampaikan itu saja karena masih terus dilakukan penyelidikan, " kata Untung yang dihubungi dari Jayapura.
Baca juga: Gubernur Papua apresiasi Polri tangkap 11 terduga teroris
Dari 13 teroris yang diamankan, baru 11 orang yang identitasnya terungkap, yakni AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, SR, YK dan SW serta pasangan suami istri AP dan IK.
Penangkapan teroris diawali ditangkapnya 10 orang setelah sebelumnya terindikasi melakukan pemboman di Merauke, namun gagal.
Baca juga: Kapolda Papua sebut satu polisi gugur saat OTK serang Polsubsektor Oksamol
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menyatakan mereka merupakan jaringan Kelompok Ansharut Daulah yang terkait dengan aksi pengeboman Gereja Katedral, Makassar, pada 28 Maret 2021 lalu.
Kapolres Merauke AKBP Untung Sangaji kepada Antara, Rabu, (2/6) mengakui, jumlah teroris yang ditangkap saat ini 13 orang, dan kemungkinan masih bertambah.
Selain menangkap 13 orang teroris, Densus 88 juga mengamankan berbagai barang bukti.
"Untuk sementara yang bisa saya sampaikan itu saja karena masih terus dilakukan penyelidikan, " kata Untung yang dihubungi dari Jayapura.
Baca juga: Gubernur Papua apresiasi Polri tangkap 11 terduga teroris
Dari 13 teroris yang diamankan, baru 11 orang yang identitasnya terungkap, yakni AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, SR, YK dan SW serta pasangan suami istri AP dan IK.
Penangkapan teroris diawali ditangkapnya 10 orang setelah sebelumnya terindikasi melakukan pemboman di Merauke, namun gagal.
Baca juga: Kapolda Papua sebut satu polisi gugur saat OTK serang Polsubsektor Oksamol
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri menyatakan mereka merupakan jaringan Kelompok Ansharut Daulah yang terkait dengan aksi pengeboman Gereja Katedral, Makassar, pada 28 Maret 2021 lalu.
Pewarta : Evarukdijati
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
TNI AD jelaskan kronologi kecelakaan di Merauke yang menewaskan 2 orang
13 April 2022 6:32 WIB, 2022
Presiden Jokowi pastikan vaksinasi COVID-19 merata dari Sabang sampai Merauke
03 October 2021 18:04 WIB, 2021
Terpopuler - Politik & Hukum
Lihat Juga
Sidang kode etik Kapolres Bima Kota nonaktif AKBP Didik akan digelar Kamis depan
16 February 2026 7:42 WIB
Menteri PPPA: Penanganan kasus kekerasan seksual harus berperspektif korban
15 February 2026 11:04 WIB
KPK mendalami kaitan rangkap jabatan Mulyono dengan kasus restitusi pajak
15 February 2026 11:01 WIB
Presiden Prabowo: Kami tahu ada yang mengganggu Indonesia, kami tidak bodoh
14 February 2026 8:24 WIB
Eks Dirut PT PIS dituntut 14 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:16 WIB
Anak Riza Chalid dituntut 18 tahun penjara pada kasus dugaan korupsi minyak
14 February 2026 8:14 WIB
Gubernur NTT menegaskan proses hukum pihak memanipulasi data warga miskin
13 February 2026 18:36 WIB