Kota Kupang minta penambahan vaksin COVID-19
Senin, 28 Juni 2021 12:15 WIB
Wali Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Jefri Riwu Kore. ANTARA/Benny Jahang
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kota Kupang meminta Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan penambahan vaksin COVID-19 untuk mempercepat capaian vaksinasi COVID-19 di Ibu kota Provinsi NTT itu.
"Kami sudah minta Dinas Kesehatan Kota Kupang untuk segera mengajukan permohonan kepada Pemerintah Provinsi NTT melakukan penambahan vaksin sehingga sasaran vaksinasi di Kota Kupang bisa tercapai," kata Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore di Kupang, Senin, (28/6).
Ia mengatakan, ketersediaan vaksin di Kota Kupang saat ini hanya tinggal 2.000 vial untuk kebutuhan vaksin 2.000 orang.
Menurut dia, warga Kota Kupang saat ini sebanyak 450 ribu jiwa dan yang telah mendapat vaksinasi COVID-19 sebanyak 140 ribu warga.
"Masih 200 ribu lebih warga yang belum mendapat vaksin sehingga kami butuh penambahan vaksin dari pemerintah NTT agar ratusan ribu warga yang belum divaksin itu bisa mendapat ivaksin pada Juli 2021 ini,"tegasnya.
Jefri mengatakan, pemberian vaksin sangat penting karena lonjakan kasus COVID-19 di ibu kota provinsi NTT terus terjadi setiap hari.
Ia mengatakan, pemberian vaksin dilakukan terhadap kelompok rentan seperti para lansia menjadi prioritas karena lansia masuk dalam kelompok rentan terinveksi virus Corona.
"Para lansia ini sangat rentan terpapar COVID-19 sehinga menjadi orang yang prioritas untuk mendapat vaksin,"tegas Jefri.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Retnowati mengatakan warga lanjut usia (Lansia) yang telah mendapat vaksinasi COVID-19 baru mencapai 10,452 orang dari 27.978 sasaran.
Baca juga: Dinkes Kota Kupang: Pengetatan PPKM mikro dilakukan di empat kelurahan
Ia mengatakan, 10.542 lansia yang telah mendapat vaksinasi terdiri dari tahap pertama 5.877 orang dan vaksinasi kedua 4.575 orang.
Baca juga: Pemkot Kupang terapkan PPKM mikro hingga RT/RW
"Kelompok lansia yang belum mendapat vaksinasi akan menjadi target kegiatan vaksinasi yang nantinya dilakukan langsung ke masyarakat," kata Retnowati.
"Kami sudah minta Dinas Kesehatan Kota Kupang untuk segera mengajukan permohonan kepada Pemerintah Provinsi NTT melakukan penambahan vaksin sehingga sasaran vaksinasi di Kota Kupang bisa tercapai," kata Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore di Kupang, Senin, (28/6).
Ia mengatakan, ketersediaan vaksin di Kota Kupang saat ini hanya tinggal 2.000 vial untuk kebutuhan vaksin 2.000 orang.
Menurut dia, warga Kota Kupang saat ini sebanyak 450 ribu jiwa dan yang telah mendapat vaksinasi COVID-19 sebanyak 140 ribu warga.
"Masih 200 ribu lebih warga yang belum mendapat vaksin sehingga kami butuh penambahan vaksin dari pemerintah NTT agar ratusan ribu warga yang belum divaksin itu bisa mendapat ivaksin pada Juli 2021 ini,"tegasnya.
Jefri mengatakan, pemberian vaksin sangat penting karena lonjakan kasus COVID-19 di ibu kota provinsi NTT terus terjadi setiap hari.
Ia mengatakan, pemberian vaksin dilakukan terhadap kelompok rentan seperti para lansia menjadi prioritas karena lansia masuk dalam kelompok rentan terinveksi virus Corona.
"Para lansia ini sangat rentan terpapar COVID-19 sehinga menjadi orang yang prioritas untuk mendapat vaksin,"tegas Jefri.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, Retnowati mengatakan warga lanjut usia (Lansia) yang telah mendapat vaksinasi COVID-19 baru mencapai 10,452 orang dari 27.978 sasaran.
Baca juga: Dinkes Kota Kupang: Pengetatan PPKM mikro dilakukan di empat kelurahan
Ia mengatakan, 10.542 lansia yang telah mendapat vaksinasi terdiri dari tahap pertama 5.877 orang dan vaksinasi kedua 4.575 orang.
Baca juga: Pemkot Kupang terapkan PPKM mikro hingga RT/RW
"Kelompok lansia yang belum mendapat vaksinasi akan menjadi target kegiatan vaksinasi yang nantinya dilakukan langsung ke masyarakat," kata Retnowati.
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkeu Purbaya: Penempatan Rp200 triliun di Himbara bisa terserap sektor rill sebulan
16 September 2025 13:09 WIB
Danantara: Kesepakatan membeli 50 pesawat Boeing sudah ada sebelum pandemi COVID-19
29 July 2025 14:02 WIB
KPK mengusut harga barang yang disuplai untuk bansos presiden terkait COVID-19
22 July 2025 11:36 WIB
Presiden Jokowi persilakan KPK mengusut dugaan korupsi Bansos COVID-19 tahun 2020
27 June 2024 18:00 WIB, 2024
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Festival Lamaholot lolos KEN 2026 dan diyakini dongkrak pariwisata Lembata
27 January 2026 20:45 WIB