Wali Kota ajak warga lakukan vaksinasi
Jumat, 9 Juli 2021 18:09 WIB
Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore saat melakukan vaksinasi COVID-19 di Kota Kupang, Jumat (9/72021) ANTARA/HO
Kupang (ANTARA) - Wali Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jefri Riwu Kore mengajak warga daerah itu mengikuti vaksinasi guna melindungi diri dari paparan virus corona.
"Masyarakat Kota Kupang yang belum melakukan vaksinasi untuk segera vaksin sehingga bisa melindungi diri dari paparan virus corona. Kasus COVID-19 di Kota Kupang terus meningkat," kata Jefri Riwu Kore di Kupang, Jumat, (9/7).
Wali Kota Jefri Riwu Kore mengatakan dirinya melakukan vaksinasi pertama kali setelah terpapar COVID-19 tiga bulan yang lalu.
Pemberian vaksinasi COVID-19 juga dilakukan kepada Ketua Tim Pengerak PKK Kota Kupang, Ny Hilda Manafe.
"Kami melakukan vaksinasi untuk memberikan teladan kepada warga Kota Kupang, khususnya yang belum untuk turut divaksin," kata Jefri.
Ia mengatakan hingga saat ini vaksinasi di Kota Kupang yang berpenduduk 450 ribu jiwa itu baru mencapai 38 persen dari 70 persen warga yang ditargetkan mendapat vaksinasi COVID-19.
Wali Kota Jefri Riwu Kore juga mengingatkan masyarakat untuk terus mengikuti protokol kesehatan dalam mencegah penularan COVID-19.
Ia mengatakan, kasus COVID-19 yang terus meningkat di Kota Kupang harus diwaspadai dengan terus konsisten menerapkan 5M dalam pencegahan COVID-19 seperti penggunaan masker, mencuci tangan dengan sabun, mengurangi mobilitas, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
"Penggunaan masker sangat penting dalam kondisi pandemi COVID-19 sehingga tidak mudah terpapar virus corona," kata Jefri.
Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu yang masih menjalani isolasi mandiri setelah terpapar COVID-19 mengatakan vaksinasi sangat penting untuk meminimalisir adanya paparan virus corona.
Baca juga: Polda NTT gencar lakukan vaksinasi COVID
Baca juga: Polda tingkatkan razia pelanggaran prokes di Kota Kupang
"Masyarakat Kota Kupang yang belum melakukan vaksinasi untuk segera vaksin sehingga bisa melindungi diri dari paparan virus corona. Kasus COVID-19 di Kota Kupang terus meningkat," kata Jefri Riwu Kore di Kupang, Jumat, (9/7).
Wali Kota Jefri Riwu Kore mengatakan dirinya melakukan vaksinasi pertama kali setelah terpapar COVID-19 tiga bulan yang lalu.
Pemberian vaksinasi COVID-19 juga dilakukan kepada Ketua Tim Pengerak PKK Kota Kupang, Ny Hilda Manafe.
"Kami melakukan vaksinasi untuk memberikan teladan kepada warga Kota Kupang, khususnya yang belum untuk turut divaksin," kata Jefri.
Ia mengatakan hingga saat ini vaksinasi di Kota Kupang yang berpenduduk 450 ribu jiwa itu baru mencapai 38 persen dari 70 persen warga yang ditargetkan mendapat vaksinasi COVID-19.
Wali Kota Jefri Riwu Kore juga mengingatkan masyarakat untuk terus mengikuti protokol kesehatan dalam mencegah penularan COVID-19.
Ia mengatakan, kasus COVID-19 yang terus meningkat di Kota Kupang harus diwaspadai dengan terus konsisten menerapkan 5M dalam pencegahan COVID-19 seperti penggunaan masker, mencuci tangan dengan sabun, mengurangi mobilitas, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
"Penggunaan masker sangat penting dalam kondisi pandemi COVID-19 sehingga tidak mudah terpapar virus corona," kata Jefri.
Sementara itu Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Provinsi Nusa Tenggara Timur, Marius Ardu Jelamu yang masih menjalani isolasi mandiri setelah terpapar COVID-19 mengatakan vaksinasi sangat penting untuk meminimalisir adanya paparan virus corona.
Baca juga: Polda NTT gencar lakukan vaksinasi COVID
Baca juga: Polda tingkatkan razia pelanggaran prokes di Kota Kupang
Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Menkeu Purbaya: Penempatan Rp200 triliun di Himbara bisa terserap sektor rill sebulan
16 September 2025 13:09 WIB
Danantara: Kesepakatan membeli 50 pesawat Boeing sudah ada sebelum pandemi COVID-19
29 July 2025 14:02 WIB
KPK mengusut harga barang yang disuplai untuk bansos presiden terkait COVID-19
22 July 2025 11:36 WIB
Presiden Jokowi persilakan KPK mengusut dugaan korupsi Bansos COVID-19 tahun 2020
27 June 2024 18:00 WIB, 2024
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
BMKG: Waspadai gelombang tinggi 2,5 meter di laut NTT hingga 19 Februari 2026
17 February 2026 10:28 WIB