Pemkab Ende siapkan stadion sepak bola karantina pasien COVID-19
Jumat, 9 Juli 2021 20:04 WIB
Bupati Ende Achmad Djafar saat bersama Komandan Lanud El Tari Kupang Kolonel Pnb Bambang Juniar memasangkan pin kepada sejumlah penerbang pemadu wisata paralayang di Ende . (ANTARA/Kornelis Kaha)
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur menyiapkan stadion sepak bola Marilonga yang akan digunakan sebagai lokasi karantina terpusat pasien COVID-19 di daerah itu.
"Untuk karantina terpusat kita siapkan Stadion Marilonga yang bisa menampung pasien hingga 200 orang," kata Bupati Ende Achmad Djafar dalam keterangan yang diterima di Kupang, Jumat, (9/7).
Ia mengatakan hal itu berkaitan langkah Pemerintah Kabupaten Ende di Pulau Flores dalam mengantisipasi penanganan lonjakan kasus COVID-19 di daerah itu.
Bupati Achmad Djafar mengatakan jumlah kasus aktif COVID-19 di Kabupaten Ende per Kamis (8/7) meningkat mencapai 750 orang.
Dalam tujuh hari terakhir, kata dia kasus COVID-19 di daerah itu meningkat cukup tinggi mencapai 40 orang -50 orang.
Oleh karena itu, pemerintah daerah tengah menyiapkan lokasi untuk karantina terpusat yakni di Stadion Marilonga selain itu di Rumah Jabatan Bupati Ende dan Kantor Balai Latihan Kerja.
Ia menjelaskan, selain itu, setelah berkoordinasi dengan tokoh agama setempat, Uskup Ende juga menyampaikan telah menyiapkan rumah-rumah biarawati untuk digunakan sebagai tempat karantina jika kondisi sudah mendesak.
"Lokasi yang disiapkan di Detusoko, karena itu untuk Kecamatan Kelimutu tenaga kesehatan dan lainnya terpusat di sana kalau kasusnya sangat tinggi ke depan," katanya.
Bupati Achamd Djafar mengimbau semua elemen masyarakat di daerahnya agar terus meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan agar peningkatan kasus COVID-19 bisa ditekan atau tidak mencapai hingga 1.000 kasus.
Baca juga: Legislator nilai penanganan jenazah COVID-19 di Ende jauh dari tata krama
Ia menambahkan pemerintah kabupaten juga terus bergerak melakukan pencegahan salah satunya meningkatkan razia baik penerapan protokol kesehatan maupun memperketat penjagaan untuk mengurangi mobilisasi masyarakat.
"Untuk karantina terpusat kita siapkan Stadion Marilonga yang bisa menampung pasien hingga 200 orang," kata Bupati Ende Achmad Djafar dalam keterangan yang diterima di Kupang, Jumat, (9/7).
Ia mengatakan hal itu berkaitan langkah Pemerintah Kabupaten Ende di Pulau Flores dalam mengantisipasi penanganan lonjakan kasus COVID-19 di daerah itu.
Bupati Achmad Djafar mengatakan jumlah kasus aktif COVID-19 di Kabupaten Ende per Kamis (8/7) meningkat mencapai 750 orang.
Dalam tujuh hari terakhir, kata dia kasus COVID-19 di daerah itu meningkat cukup tinggi mencapai 40 orang -50 orang.
Oleh karena itu, pemerintah daerah tengah menyiapkan lokasi untuk karantina terpusat yakni di Stadion Marilonga selain itu di Rumah Jabatan Bupati Ende dan Kantor Balai Latihan Kerja.
Ia menjelaskan, selain itu, setelah berkoordinasi dengan tokoh agama setempat, Uskup Ende juga menyampaikan telah menyiapkan rumah-rumah biarawati untuk digunakan sebagai tempat karantina jika kondisi sudah mendesak.
"Lokasi yang disiapkan di Detusoko, karena itu untuk Kecamatan Kelimutu tenaga kesehatan dan lainnya terpusat di sana kalau kasusnya sangat tinggi ke depan," katanya.
Bupati Achamd Djafar mengimbau semua elemen masyarakat di daerahnya agar terus meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan agar peningkatan kasus COVID-19 bisa ditekan atau tidak mencapai hingga 1.000 kasus.
Baca juga: Legislator nilai penanganan jenazah COVID-19 di Ende jauh dari tata krama
Ia menambahkan pemerintah kabupaten juga terus bergerak melakukan pencegahan salah satunya meningkatkan razia baik penerapan protokol kesehatan maupun memperketat penjagaan untuk mengurangi mobilisasi masyarakat.
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor : Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemenag mempercepat implementasi wajib halal di Kabupaten Sumba Timur NTT
11 February 2026 13:59 WIB
Kapolda NTT menyalurkan bantuan sosial untuk orang tua bocah yang bunuh diri
05 February 2026 16:19 WIB
Festival Lamaholot lolos KEN 2026 dan diyakini dongkrak pariwisata Lembata
27 January 2026 20:45 WIB
Terpopuler - Daerah
Lihat Juga
Gunung Ili Lewotolok di Lembata meletus lontarkan api pijar 300 meter dari puncak
27 February 2026 3:06 WIB